Agunan (Collateral)
Jaminan yang diserahkan nasabah (debitur) kepada bank agar mendapatkan kredit atau pembiayaan.
Amortisasi (Amortization)Pengurangan utang dengan pembayaran pokok dan bunga secara teratur dengan jumlah tertentu sehingga pinjaman terbayar pada saat jatuh tempo.
Anchor TenantTenant utama atau penyewa ruang dengan skala besar di sebuah proyek properti komersial seperti mal, yang bisa menarik pengunjung untuk datang.
Anuitas RestPerhitungan pembebanan bunga efektif dengan periode tahunan. Jika debitur membayar lebih untuk mengurangi pokok kredit, maka dengan sendirinya akan beban dan pastinya waktu pelunasan akan berakhir lebih cepat dari tenor (masa cicilan).
Arus Kas (Cash Flow)Aliran dana yang menunjukkan sumber dana dan penggunaan dana
BacklogKesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan (rakyat).
Booming PropertiKondisi ketika terjadi peningkatan tinggi aktivitas investasi properti.
Bunga Tetap (Flat Rate)Bunga setiap bulan tetap dari jumlah pinjaman dan angsuran pokok juga akan sama sampai pinjaman lunas.
Bunga Mengambang (Floating Rate)Tingkat suku bunga tiap bulan dapat berbeda, tergantung dari naik-turunnya suku bunga bank.
Capital GainKeuntungan yang didapat dari naiknya harga properti, dibandingkan harga saat membeli.
Cluster
Pengelompokan beberapa rumah di dalam sebuah kompleks perumahan yang dibuat eksklusif, dengan sistem one gate. Biasanya dikelompokkan berdasarkan karakter arsitektur tertentu.
Cost and Fee Sistem yang diberlakukan kontraktor untuk pengerjaan pembangunan/suatu proyek berdasarkan bagi hasil (biasanya 10% - 15%), dimana harga-harga material, desain, dan upah tenaga kerja dapat berubah selama pengerjaan proyek. Sistem ini dinilai merugikan pemilik atau developer. Pasalnya, jika bekerja sama dengan kontraktor nakal, waktu pengerjaan bisa diulur-ulur, sehingga budget membengkak dan tentu fee bagi si kontraktor juga tinggi.
Cut and FillPengolahan lahan berkontur atau berbukit-bukit menjadi lahan yang rata.
Early BirdMembeli properti saat baru dipasarkan pengembang. Biasanya pengembang menawarkan harga khusus (harga perdana) dengan sejumlah kemudahan dan diskon.
Fixed Cost and Fee Hampir sama dengan sistem cost and fee. Hanya saja fee yang ditetapkan bagi kontraktor tetap, sesuai kesepakatan awal, dan tidak mengalami perubahan, kecuali perubahan dilakukan oleh pemilik properti. Cara ini dianggap yang terbaik bagi kedua belah pihak.
Ground Breaking Penggalian pondasi bangunan, sebagai tahap dimulainya sebuah proyek properti.
Hand Over (Turn Key)Serah terima unit (kunci) dari pengembang kepada pembeli.
Indent Pembelian properti dengan pemesanan terlebih dahulu.
KopelDeretan dua atau lebih rumah, dimana dinding pembatasnya menyatu/berhimpitan. Biasanya sistem ini dipakai di perumahan menengah dan menengah ke bawah.
Loan (Pinjaman)Dana yang disediakan bank untuk nasabah dengan pemberian bunga dalam jumlah tertentu, yang harus dilunasi dengan cara mengangsur dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
Mixed-use Development Proyek properti dimana di dalamnya terdapat beberapa fungsi, seperti hunian, komersial, dan perkantoran.
Okupansi Jumlah unit yang tersewa atau terisi dalam sebuah properti sewa, seperti mal, perkantoran, atau hotel.
Peruntukan Penggunaan fungsi ruang pada daerah/lingkungan yang ditetapkan oleh rencana tata kota. Peruntukan ini menentukan jenis bangunan yang dapat dibangun di daerah tersebut. Peruntukan terbagi menjadi beberapa macam: Wisma Besar, Wisma Sedang, dan Wisma Kecil (rumah tinggal), Wisma Taman, Wisma Flat, Wisma Susun (rumah susun), Peruntukan Karya Pekantoran (Kkt-untuk bangunan kantor), Peruntukan Karya Perdagangan (Kpd-dibangun toko atau pertokoan).
Ready Stock Properti dijual dalam keadaan telah terbangun.
Refinancing (Pembiayaan Ulang) Mengubah atau mengganti struktur pinjaman lama dengan yang baru. Hal ini dilakukan agar memperoleh suku bunga atau jumlah angsuran yang lebih kecil.
Service Charge Biaya yang harus dikeluarkan pemilik/penyewa properti (kantor, mal, apartemen) setiap bulan untuk layanan yang diberikan pengelola gedung. Biasanya dihitung per meter persegi, berdasarkan besar unit yang dimiliki.
Sinking Fund Dana yang harus dikeluarkan pemilik/penyewa properti (kantor, mal, apartemen) yang gunakan untuk biaya perawatan gedung dan ruang publik, seperti perawatan lift, kolam renang, pengecatan gedung, dan lain-lain.
Site plan (Rencana Tapak) Gambaran/peta rencana detail sebuah kavling tanah atau bangunan, dengan semua unsur penunjangnya, seperti jalan, air bersih, listrik, pembuangan limbah, fasilitas umum, dan fasilitas sosial.
Sunrise Property:Properti baru yang berkembang dan stabil kenaikan nilainya. Jika mengacu lokasi, maka sunrise property terletak di kawasan baru dan berkembang, kawasan baru dan stabil, dan kawasan modern yang baru direhabilitasi.
Sunset Property:Properti yang berusia tua dengan kualitas menurun dan jelek. Properti dengan ciri-ciri seperti ini kurang baik secara ekonomi.
Superblok:Kawasan yang digunakan untuk mengintegralkan berbagai fungsi, antara lain fasilitas perkantoran, perdagangan, pemukiman, rekreasi, dan lain-lain. Dengan berbagai fungsi dan aktivitas tersebut, kawasan superblok disebut sebagai kota mandiri (self contained city). Bila dilihat dari letaknya yang ada di dalam kota, superblok disebut juga kota di dalam kota (city within city).
Strata Title:Hak kepemilikan bersama atas sebuah kompleks bangunan yang terdiri dari hak eksklusif atas ruang pribadi serta hak bersama atas ruang publik. Artinya, di ruang pribadi (unit apartemen), si pemilik tidak terikat peraturan. Sementara di ruang ruang publik, dia terikat peraturan, karena ruang publik semua penghuni. Biasanya hak seperti ini dimiliki oleh pemilik apartemen.
TenorJangka waktu cicilan kredit, misalnya lima tahun, sepuluh tahun, dan seterusnya.
Topping-OffPemasangan/penutupan atap bangunan sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi.
Wait and See Menunggu dan melihat. Sebuah istilah yang merupakan strategi untuk diam dan mengamati situasi pasar, sambil menunggu saat yang tepat memulai tindakan berikutnya.
Yield Keuntungan yang dihitung dari nilai sewa per tahun dibagi harga properti. Misalnya, harga properti Rp100 juta sementara harga sewa Rp5 juta per tahun, maka yield properti tersebut adalah 5%.
Anto Erawan
(antoerawan@rumah.com)
http://www.rumah.com/berita-properti/2012/4/698/kumpulan-istilah-properti-1-
Tampilkan postingan dengan label efek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label efek. Tampilkan semua postingan
Senin, 05 November 2012
Selasa, 27 Desember 2011
Kamis, 06 Oktober 2011
Tips dan Trik perawatan rumah
Tip dan trik # 1 : Membersihkan kerak di kamar mandi
Lantai kamar mandi yang berkerak kuning kecokelatan dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut :
* Kerak digosok berkali-kali dengan batu apung dan air sabun, kemudian dibilas dengan air bersih.
* Citroenzuur (asam sitrat) ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan asam sitrat bereaksi selama satu jam. Kemudian, disikat dan disiram dengan air bersih dan dibilas sampai benar-benar bersih. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Asam sitrat atau sering disebut sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut dapat diperoleh di toko-toko perlengkapan kue.
Tip dan trik # 2 : Memperbaiki lantai keramik retak / lepas
Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan benda tajam. Setelah itu pasangan lantai dilepas atau dipecah sampai ke dasar, dibuat dasar lantai, kemudian keramik lantai pengganti dipasang.
Jika nat lentai keramik yang rusak, nat dibersihkan dahulu dengan cara dikorek. Kemudian nat disiram dengan air bersih. Selanjutnya celah nat diisi dengan campuran yang agak cair dan biarkan meresap sampai ke dalam. Pada waktu isian tadi masih setengah kering, diikuti dengan campuran yang lebih kental dan ditekan agar padat. Sebelum isian tersebut mongering, sisa-sisa bahan pengisi yang tercecer di permukaan lantai dilap dengan lap kering.
Tip dan trik # 3 : Memperbaiki lantai yang basah atau lembab
Perbaikan pada lantai yang basah atau lembab sebenarnya cukup mudah asal diketahui penyebabnya. Apabila resapan air ke permukaan lantai masuk melalui nat, nat ditutup dengan bahan yang kedap air. Jika terjadi pada lantai yang bukan kedap air, seluruh lantai yang basah dan lembab tersebut dibongkar sampai ke dasar urugan pasir. Di atas urugan pasir tersebut dilapisi dengan lembaran plastik lalu di atasnya dilapisi dengan campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir setebal 3 cm. Lantai sudah siap dipasang kembali.
Tip dan trik # 4 : Memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor
Kebocoran pada kamar mandi di rumah biasanya berasal dari nat keramik. Seringkali nat terkikis oleh air, bahan kimia pembersih, sabun, atau cara pemasangan keramik pada kamar mandi yang kurang tepat. Harus diketahui dahulu apakah keramik tersebut menempel dengan baik pada lantai dengan cara lantai diinjak dengan sedikit tekanan atau diketuk. Jika berbunyi nyaring berarti terdapat celah atau rongga kosong.
Tip dan trik # 5 : Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas
Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding. Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar. Bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat sehingga kalau tetap digunakan dalam proses pengecatan, maka cat akan mudah mengelupas.
Waktu pengecatan pada dinding harus dipilih dengan hati-hati. Jika pengecatan dilakukan pada kondisi hujan, cat akan butuh waktu lama untuk mengering. Begitu pula jika pengecatan dilakukan pada kondisi matahari sangat terik, hasilnya juga kurang bagus. Hasil pengecatan di bagian luar (permukaan dinding) akan mongering lebih dahulu daripada bagian dalam. Hal ini berpotensi menyebabkan cat retak, menggelumbung atau mengelupas. Waktu ideal untuk melakukan pengecatan adalah pada kondisi kering dan tidak pada saat matahari bersinar sangat terik.
Tip dan trik # 6 : Kapan perlu melakukan pengecatan ulang ?
Pengecatan ulang perlu dilakukan jika kita menemukan dinding rumah sudah mengapur. Tanda-tandanya dapat kita ketahui dengan menyaapukan telapak tangan pada permukaan dinding. Jika kita dapatkan bekas bubuk putih berarti dinding perlu dicat kembali.
Tip dan trik # 7 : Cara memaku dinding agar tidak retak
Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dingding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan selotip tadi. Setelah selesai, selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan.
Jika bahan dinding kurang berkualitas, maka jika dipaku, dinding akan rontok. Cara untk mengatasinya adalah siramkan dua sampai tiga sendok makan cuka pada bagian dinding yang hendak dipaku. Tunggu sampai kering baru kemudian dinding dapat dipaku.
Tip dan trik # 8 : Menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap
Caranya dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering. Setelah itu dilakukan pengecatan pada permukaan kayu. Dapat pula sebelum dicat, permukaan kayu dilapisi obat anti jamur untuk mencegah serangan dari rayap.
Tip dan trik # 9 : Membasmi jamur di rumah
Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.
Jika serangan jamur sudah lama dan cukup berat, misalnya pada plafon akibat bocor, segera diperbaiki kebocorannya dan diganti plafonnya atau dicat ulang. Instalasi sanitasi juga perlu dijaga dari kerusakan dan bocor agar tidak menjadi penyebab munculnya jamur.
http://forum.ideaonline.co.id/showthread.php?t=271
Lantai kamar mandi yang berkerak kuning kecokelatan dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut :
* Kerak digosok berkali-kali dengan batu apung dan air sabun, kemudian dibilas dengan air bersih.
* Citroenzuur (asam sitrat) ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan asam sitrat bereaksi selama satu jam. Kemudian, disikat dan disiram dengan air bersih dan dibilas sampai benar-benar bersih. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Asam sitrat atau sering disebut sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut dapat diperoleh di toko-toko perlengkapan kue.
Tip dan trik # 2 : Memperbaiki lantai keramik retak / lepas
Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan benda tajam. Setelah itu pasangan lantai dilepas atau dipecah sampai ke dasar, dibuat dasar lantai, kemudian keramik lantai pengganti dipasang.
Jika nat lentai keramik yang rusak, nat dibersihkan dahulu dengan cara dikorek. Kemudian nat disiram dengan air bersih. Selanjutnya celah nat diisi dengan campuran yang agak cair dan biarkan meresap sampai ke dalam. Pada waktu isian tadi masih setengah kering, diikuti dengan campuran yang lebih kental dan ditekan agar padat. Sebelum isian tersebut mongering, sisa-sisa bahan pengisi yang tercecer di permukaan lantai dilap dengan lap kering.
Tip dan trik # 3 : Memperbaiki lantai yang basah atau lembab
Perbaikan pada lantai yang basah atau lembab sebenarnya cukup mudah asal diketahui penyebabnya. Apabila resapan air ke permukaan lantai masuk melalui nat, nat ditutup dengan bahan yang kedap air. Jika terjadi pada lantai yang bukan kedap air, seluruh lantai yang basah dan lembab tersebut dibongkar sampai ke dasar urugan pasir. Di atas urugan pasir tersebut dilapisi dengan lembaran plastik lalu di atasnya dilapisi dengan campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir setebal 3 cm. Lantai sudah siap dipasang kembali.
Tip dan trik # 4 : Memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor
Kebocoran pada kamar mandi di rumah biasanya berasal dari nat keramik. Seringkali nat terkikis oleh air, bahan kimia pembersih, sabun, atau cara pemasangan keramik pada kamar mandi yang kurang tepat. Harus diketahui dahulu apakah keramik tersebut menempel dengan baik pada lantai dengan cara lantai diinjak dengan sedikit tekanan atau diketuk. Jika berbunyi nyaring berarti terdapat celah atau rongga kosong.
Tip dan trik # 5 : Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas
Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding. Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar. Bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat sehingga kalau tetap digunakan dalam proses pengecatan, maka cat akan mudah mengelupas.
Waktu pengecatan pada dinding harus dipilih dengan hati-hati. Jika pengecatan dilakukan pada kondisi hujan, cat akan butuh waktu lama untuk mengering. Begitu pula jika pengecatan dilakukan pada kondisi matahari sangat terik, hasilnya juga kurang bagus. Hasil pengecatan di bagian luar (permukaan dinding) akan mongering lebih dahulu daripada bagian dalam. Hal ini berpotensi menyebabkan cat retak, menggelumbung atau mengelupas. Waktu ideal untuk melakukan pengecatan adalah pada kondisi kering dan tidak pada saat matahari bersinar sangat terik.
Tip dan trik # 6 : Kapan perlu melakukan pengecatan ulang ?
Pengecatan ulang perlu dilakukan jika kita menemukan dinding rumah sudah mengapur. Tanda-tandanya dapat kita ketahui dengan menyaapukan telapak tangan pada permukaan dinding. Jika kita dapatkan bekas bubuk putih berarti dinding perlu dicat kembali.
Tip dan trik # 7 : Cara memaku dinding agar tidak retak
Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dingding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan selotip tadi. Setelah selesai, selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan.
Jika bahan dinding kurang berkualitas, maka jika dipaku, dinding akan rontok. Cara untk mengatasinya adalah siramkan dua sampai tiga sendok makan cuka pada bagian dinding yang hendak dipaku. Tunggu sampai kering baru kemudian dinding dapat dipaku.
Tip dan trik # 8 : Menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap
Caranya dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering. Setelah itu dilakukan pengecatan pada permukaan kayu. Dapat pula sebelum dicat, permukaan kayu dilapisi obat anti jamur untuk mencegah serangan dari rayap.
Tip dan trik # 9 : Membasmi jamur di rumah
Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.
Jika serangan jamur sudah lama dan cukup berat, misalnya pada plafon akibat bocor, segera diperbaiki kebocorannya dan diganti plafonnya atau dicat ulang. Instalasi sanitasi juga perlu dijaga dari kerusakan dan bocor agar tidak menjadi penyebab munculnya jamur.
http://forum.ideaonline.co.id/showthread.php?t=271
Rabu, 14 September 2011
Tutorial Membuat Gradien Background
Tutorial membuat gradien background merupakan tutorial yang menarik. Pada tutorial kali ini kita akan belajar membuat gradien background namun bikinan sendiri...
Tanpa panjang dan lebar serta gak pake lama (GPL) ayo kita buat GRADIEN!!!
1. Jalankan program photoshop.
Caranya: Start --> All Program --> Adobe Photoshop
2. Buat Lembar kerja baru
Caranya: tekan [Ctrl] + [N]
Anda bisa membuat pengaturan anda sendiri, tapi
Disini saya atur seperti ini:
Name = Gradien
preset Sazes = 800 x 600
Width = 800
Height = 600
Resolution = 72 pixels/inch
Mode = RGB Color
Contents = Transparent (*recommended)
Tekan [ok]
2. Setelah itu klik Gradient Tool dengan gambar icon pada tool box sebelah kiri
Gradien Tool
3. Pada layar sebelah atas terdapat properties dari gradien
Klik kiri pada bagian yang saya beri lingkakaran sehingga muncul kotak dialog
Gradien Editor
ini adalah pengaturan normal pada komputer saya
4. Sekarang waktunya mengedit gradien yang diinginkan, sebagai contoh saya akan membuat gradien
"merah - hitam - merah - hitam - merah"
Caranya:
Ubah Name = merah - hitam - merah - hitam - merah
Gradien Type = Solid
Smoothness = 100%
Klik tanda lingkaran dengan no. 1
Lalu ke lingkaran no.2 dan pilih warna merah [OK]
Selanjutnya
Sama seperti langkah sebelumnya
namun kali ini pada no. 4 kalian pilih warna hitam [OK]
Selanjutnya
Yup masih sama namun kali ini pada no. 6 pilih warna merah
Selanjutnya
Sama, ubah warna no. 8 menjadi hitam
Selanjutnya
Sama, ubah warna no. 10 menjadi merah
Hasilnya:
Setelah itu klik tombol new pada dialog Gradien Editor tersebut
Dan Jadi deh........
Anda bisa mengembangkannya sendiri sesuai dengan kreatifitas anda
Sedikit tambahan
Coba dengan mode gradian yang anda buat
Ada 5 Macam mode gradien:
a. Linear Gradien
Gradien searah garis lurus
Pada Lembar kerja tahan klik kiri lalu sapukan dari kiri ke kanan, hasilnya:
b. Radial Gradien
Gradien seolah-olah muncul dari pusat suatu lingkaran
hasilnya:
c. Angle Gradien
Gradien dengan sudut tertentu namun tetap berpusat pada inti
Hasilnya:
d. Reflected Gradien
Sama seperti linear namun dengan effek terbalik
e. Diamond Gradien
Gradien dengan effek belah ketupat / diamond
Hasilnya:
Kegunaan:
Dengan menguasai teknik gradien maka akan membuat disain anda semakin atraktif dan nyata
SEMOGA BERMANFAAT
http://www.ilmugrafis.com/photoshop_dasar.php?page=tutorial-membuat-gradien-background
Animasi Efek Ledakan (Photoshop/ImageReady)
1. Persiapkan Background
Buat image baru, 400x300 atau sesuai keinginan masing-masing, tapi cobalah dahulu dengan ukuran kecil agar mudah dipergunakan dalam tutorial ini. Sepanjang Anda menggunakan ukuran ini, akan banyak penyelesaian masalah yang mungkin dihadapi. Namun tutorial kali ini tidak memiliki banyak tips atau trik untuk kendala yang dihadapi bila Anda menggunakan ukuran yang lebih besar.
Buat image baru, 400x300 atau sesuai keinginan masing-masing, tapi cobalah dahulu dengan ukuran kecil agar mudah dipergunakan dalam tutorial ini. Sepanjang Anda menggunakan ukuran ini, akan banyak penyelesaian masalah yang mungkin dihadapi. Namun tutorial kali ini tidak memiliki banyak tips atau trik untuk kendala yang dihadapi bila Anda menggunakan ukuran yang lebih besar.
Kini klik Paint Bucket tool dari toolbar and isi background dengan warna hitam, lalu klik pada Tab Layer dan buatlah layer baru
Select the proper brush
Pada toolbar klik tool brush. Pilih diameter Softrounds 100px , ini akan menimbulkan efek lembut pada saat melakukan brush. Diameter brush tergantung pada besar kecilnya ukuran image yang Anda buat di awal.
4. Gambar bentuk dasar
Sedikitnya kita gunakan 3 warna : merah, kuning dan putih.
Pertama kita mulai dengan warna merah, buatlah gambar bentuk bebas, pastikan gambar yang Anda buat terlihat acak, jadi jangan buat bentuk sebuah lingkaran atau kotak. Juga jangan nampak seperti gambar dengan outline, dan buatlah sisi dalam bentuk tadi menjadi lebih gelap. (Anda bisa saja bereksperimen dengan bentuk outline, namun kali ini hal itu kita lewati dahulu).
Setelah selesai, kita pilih warna kuning, saya gunakan nilai #FFFC00.
Sedikitnya kita gunakan 3 warna : merah, kuning dan putih.
Pertama kita mulai dengan warna merah, buatlah gambar bentuk bebas, pastikan gambar yang Anda buat terlihat acak, jadi jangan buat bentuk sebuah lingkaran atau kotak. Juga jangan nampak seperti gambar dengan outline, dan buatlah sisi dalam bentuk tadi menjadi lebih gelap. (Anda bisa saja bereksperimen dengan bentuk outline, namun kali ini hal itu kita lewati dahulu).
Setelah selesai, kita pilih warna kuning, saya gunakan nilai #FFFC00.
Buat bentuk baru dengan warna kuning tersebut berada di sisi dalam bentuk merah, usahakan
jangan terlalu dekat dengan garis pinggir. Pertimbangkan pula untuk
menjadikan 2 atau lebih bentuk terpisah dari bentuk kuning tadi selama
masih dalam area merah. Jika ukuran brush terlalu besar, rubah
diameternya ke ukuran lebih kecil, misalnya dengan memilih [soft round
45 pixels].
Terakhir
rubah foreground dengan warna putih (#FFFFFF). Kali ini warna putih
harus berada di dalam area kuning, seperti halnya tadi, rubahlah ukuran
brush menjadi lebih kecil, misal dengan [soft round 27 pixels].

Bila Anda lakukan sesuai petunjuk, maka hasilnya akan tampak seperti ini :
Bila Anda lakukan sesuai petunjuk, maka hasilnya akan tampak seperti ini :
5. Penyatuan warna
Klik menu Filter/Blur/Gaussian Blur... ketik radius 40 pixels (besarnya radius tergantung dari besar image yang Anda buat di awal) dan klik OK.
Kini
kita memiliki sebuah Hue & Saturation Adjustment Layer dan akan
kita rubah menjadi potongan layer dengan bentuk blur yang berada di atas
semua layer dengan cara klik [layer] pada menu, pilih [Group with
previous] atau langsung saja ketik Ctrl-G
Beralihlah ke tab layers dan klik ikon Create a New Layer untuk menambah layer baru.
Langkah pertama, kita atur kembali warna pada foreground dan background; tekan D pada keyboard, ini akan membuat foreground menjadi hitam dan background menjadi putih.
Kemudian isi layer dengan warna hitam, gunakan Paint Bucket tool atau tekan bersamaan Alt+Backspace.
Pada menu bar, klik select Filter/Render/Clouds.
Hasilnya
adalah tampilan acak yang bagus, jika merasa kurang lakukan lagi proses
Filter/Render/Clouds atau tekan Ctrl+F sampai Anda temukan hasil yang
sesuai..
Atur blending mode pada layer ini menjadi Color Dodge
Klik ikon Create an Adjustment Layer pada bar layer kemudian pilih Levels... lalu klik OK.
Kini kita mempunyai sebuah Levels Adjustment Layer dan seperti pada langkah 5, kita akan mengubahnya menjadi Clipping Layer, dan kali ini berada di atas layer Clouds, dengan cara menekan Ctrl + G. Dengan melakukan clipping Layer, maka dapat dipastikan bahwa adjustment hanya berefek pada layer yang kita pilih (levels 1).
8. Pilih Brush yang tepat
Kini buka Levels Adjustment Layer dengan mengklik dua kali ikonnya pada palette layer.
Kini buka Levels Adjustment Layer dengan mengklik dua kali ikonnya pada palette layer.
Hasil akhir
Ini adalah hasil akhir dari yang kita kerjakan, mungkin agak berbeda karena seperti saya katakan di awal bahwa hasilnya tergantung eksperimen atau percobaan yang Anda buat.
Kini buka Hue & Saturation Adjustment Layer dengan mengklik dua kali ikonnya pada palette layer.
Anda dapat menggeser slider Hue untuk merubah warna atau menggeser slider Saturation untuk merubah saturasinya.
10. Animasi
Ada banyak hal dalam tutorial ini yang membuat lebih mudah untuk dijadikan animasi, hal ini antara lain dapat dibuat dengan :
- Ctrl+F merender ulang efek awan/clouds
- Adjustment layer tiap perubahan hue atau saturation
- Adjustment layer tiap perubahan level
Sebab kemudahan ini dapat kita buat menggunakan program ImageReady yang telah disertakan dalam Photoshop.
Ada banyak hal dalam tutorial ini yang membuat lebih mudah untuk dijadikan animasi, hal ini antara lain dapat dibuat dengan :
- Ctrl+F merender ulang efek awan/clouds
- Adjustment layer tiap perubahan hue atau saturation
- Adjustment layer tiap perubahan level
Sebab kemudahan ini dapat kita buat menggunakan program ImageReady yang telah disertakan dalam Photoshop.
http://mugi-desain.blogspot.com/2007/03/animasi-ledakan-photoshop-imageready.html
Langganan:
Postingan (Atom)


