Tampilkan postingan dengan label teras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teras. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Desember 2012

Desain Tangga Minimalis


Artinya, tangga harus nyaman dipakai. Orang tidak merasa capek naik tangga. Idealnya, tinggi anaktangga 20 cm. Tentu dapat diberi toleransi. Tetapi lebih dari 25 cm akan membuat orang lama-lama cepat lelah. Lebar anak tangga setidaknya 25 cm. Agar cukup untuk tapak kaki. Kurang dari itu membahayakan. Sementara panjang anak tangga yang nyaman untuk lalu lalang minimal 0,9-1meter.
Tinggi (rise) dan lebar anak tangga (run) harus konsisten. Semua anak tangga harus mempunya ukuran tinggi dan lebar yang sama persis. Karena itu perhitungan harus dilakukan sejak awal desain. Yang harus dihitung adalah tinggi lantai atas dan tinggi lantai bawah (elevation). Bagilah elevation dengan tinggi anak tangga. Misalnya tinggi lantai 2 adalah 3m. Dan tinggi anak tangga 20 cm. Maka dibutuhkan. Anak Tangga: 300/20= 15 anak tangga.
Tangga Minimalis
Selanjutnya Anda harus juga menentukan berapa luas ruang yang dibutuhkan untuk tangga. Kalau lebar anak tangga adalah 25. Maka total panjang ruang yang dibutuhkan adalah 25×15 = 3,7m. Total ruang yang dibutuhkan adalah 1m (panjang anak tangga) x 3,7m = 3,7m2.
Pengembangan Bentuk Tangga
Bentuk tangga dapat mengikuti ruang. Jadi tangga tidak selalu berbentuk lurus. Tangga dalam rumahdapat berbentuk L atau U. Yang paling populer adalah tangga bentuk U karena lebih ringkas. Tangga U dapat sangat fleksibel tergantung ruang.
Untuk memastikan presisi tangga Anda dapat membuat gambar elevasi dan gambar denah. Saya tampilkan dua contoh sederhana. Asumsi elevasi adalah 2,85 M. Jumlah anak tangga 15. Pada gambar pertama, luas ruang yang dibutuhkan 2,08 m X 3,275 m Sementara pada gambar kedua luas ruang yang dibutuhkan 2,85 x 2,1m. Ingatlah sekali lagi bahwa bila tinggi lantai berubah menjadi 3m, jumlah anak tangga, dan kebutuhan ruang juga akan berubah.
Tangga dan Mezzanine
Bentuk tangga U juga dapat dikembangkan menjadi mezzanine. Yaitu ruang antara lantai 1 dan 2. Mezzanine dalam rumah merupakan pemberhentian sejenak. Di mezzanine Anda dapat menempatkan ruang keluarga, atau ruang baca. Pada contoh di bawah ini saya memperlihatkan sebuah mezzanine yang difungsikan sebagai ruang belajar. Pada sisi sebelah kiri saya tampilkan gambar denah tangga dan mezzanine. Sedang pada gambar sebelah kanan adalah gambar sketsa dari mezzanine dan tangga.
Perpaduan antara mezzanine dan tangga ini cocok diterapkan dalam rumah dengan lahan terbatas namun kebutuhan ruangnya banyak
Tangga dan Pencahayaan
Area tangga harus mendapat sinar matahari yang cukup dari lantai 2. Jika tidak, area tangga akan lembab dan menimbulkan kesan seram atau muram. Perhitungkan agar sinar matahari dapat masuk ke area tangga. Hal itu dapat dilakukan dengan membuat jendela dengan kaca mati di dinding atau glassblock/genting kaca pada atap rumah.

Senin, 19 November 2012

Membeli Rumah untuk Pertama Kali



Kondisi keuangan
 – pahami biaya yang perlu dikeluarkan untuk:
  • Uang tanda jadi. Pengembang biasanya akan menentukan besar uang tanda jadi. Namun jika Anda tidak membeli dari Pengembang, misalnya dari pasar sekunder, penjual properti dapat menentukan besar uang tanda jadi.
    • Pengembang akan memberikan formulir pesanan unit yang di dalamnya tertera jadwal pembayaran uang tanda jadi dan pelunasan uang muka. Jadwal ini harus ditulis dengan jelas dan disetujui oleh pihak penjual dan pembeli. Jadwal pembayaran ini sangat penting ketika Anda membiayai properti dengan program cicilan/angsuran.
  • Uang Muka.
    • Seperti yang telah disinggung di atas, Anda perlu melunasi uang muka jika ingin membeli properti dari Pengembang.Untuk properti yang dibeli dari pasar sekunder, bank biasanya akan menentukan besar uang muka yang perlu dibayarkan kepada penjual langsung, besarnya berkisar antara 20%-50%.
    • Anda sebaiknya berhati-hati dalam mengatur waktu pembayaran uang muka ini. Pastikan terlebih dahulu bahwa akad kredit Anda disetujui oleh pihak bank, sebelum Anda terlanjur membayarkan uang muka kepada penjual. Ini dapat dilakukan dengan membuat Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan penjual di depan notaris yang mengatakan bahwa Anda baru akan membayar uang muka setelah akad kredit disetujui oleh pihak bank.
  • Angsuran.  Idealnya, besar angsuran tidak melebihi sepertiga dari penghasilan Anda (suami/istri/gabungan).
  • Biaya notaris untuk mengikat kredit secara hukum
Cari tahu harga pasar untuk properti yang Anda inginkan
  • Dapatkan penilaian indikatif dari Bank melalui survey penilaian aset properti untuk menentukan harga jual dan legalitas properti yang dimaksud. Nilai aset properti semestinya sesuai dengan harga pasar yang berlaku.
  • Legalitas dokumen yang diperlukan biasanya seperti Sertifikat Tanah (SHM/SHGB/Sarusun), Sertifikat IMB (izin Mendirikan Bangunan), SPPT PBB, Suart Kuasa Jual, Surat Warisan, dan lain-lain. Selanjutnya, bank akan memberikan keputusan tentang kelayakan properti untuk proses akad kredit, seandainya semua dokumen yang diperlukan telah dilengkapi. Jika belum, maka mereka akan memberitahu lebih lanjut tentang dokumen yang diperlukan.
Analisa resiko kredit
  • Sebelum permohonan KPR disetujui, bank akan menganalisa kredit untuk mengukur kemampuan angsuran/cicilan Anda. Biasanya, besar angsuran per bulan tidak boleh melebihi dari sepertiga pendapatan suami, istri, atau gabungan. Verifikasi akan dilakukan melalui pemeriksaan rekening koran selama 3-6 bulan terakhir, untuk melihat pengeluaran bulanan Anda. Wawancara juga akan dilakukan, ditambah dengan kroscek rujukan yang anda berikan dan begitu pula dengan pengecekan ke Bank Indonesia.
  • Bank Indonesia akan memeriksa (jika ada) kartu kredit, kredit kendaraan bermotor, KPR lain, kredit lain, dan biaya hidup bulanan, atau jika pernah atau sedang dalam status Blacklist.
  • Selanjutnya dalam waktu 14-60 hari kerja, bank akan memberikan keputusan atas permohonan KPR anda.

Akad kredit

Akad kredit dilakukan setelah semua syarat di atas telah terpenuhi. Setelah akad kredit, angsuran sudah dapat mulai dibayarkan. Setelah semua angsuran dilunasi, pastikan Anda mendapatkan Surat Pelunasan Utang dari bank dan Sertifikat Asli Kepemilikan Unit Properti sebagai tanda bukti resmi kepemilikan atas rumah pertama Anda.

©RUMAH.COM Agustus 2011

Selasa, 30 Oktober 2012

Istilah Dalam Properti


Semua orang pada dasarnya selalu bersentuhan dengan dunia properti. tidak hanya kalangan pengusaha besar yang suka jual-beli properti, pegawai kelas bawah pun sebenarnya melakukan hal yang sama, yang membedakan hanya besaran nominalnya saja.

Anda berprofesi sebagai apa? seberapa paham tentang istilah properti?
Yuk, kita belajar bersama tentang istilah-istilah yang sering dipakai dalam dunia properti. simak :D :D
Agunan (Collateral)
Jaminan yang diserahkan nasabah (debitur) kepada bank agar mendapatkan kredit atau pembiayaan.
Amortisasi (Amortization)Pengurangan utang dengan pembayaran pokok dan bunga secara teratur dengan jumlah tertentu sehingga pinjaman terbayar pada saat jatuh tempo.
Anchor TenantTenant utama atau penyewa ruang dengan skala besar di sebuah proyek properti komersial seperti mal, yang bisa menarik pengunjung untuk datang.
Anuitas RestPerhitungan pembebanan bunga efektif dengan periode tahunan. Jika debitur membayar lebih untuk mengurangi pokok kredit, maka dengan sendirinya akan beban dan pastinya waktu pelunasan akan berakhir lebih cepat dari tenor (masa cicilan).
Arus Kas (Cash Flow)Aliran dana yang menunjukkan sumber dana dan penggunaan dana
BacklogKesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan (rakyat).
Booming PropertiKondisi ketika terjadi peningkatan tinggi aktivitas investasi properti.
Bunga Tetap (Flat Rate)Bunga setiap bulan tetap dari jumlah pinjaman dan angsuran pokok juga akan sama sampai pinjaman lunas.
Bunga Mengambang (Floating Rate)Tingkat suku bunga tiap bulan dapat berbeda, tergantung dari naik-turunnya suku bunga bank.
Capital GainKeuntungan yang didapat dari naiknya harga properti, dibandingkan harga saat membeli.
sumber: berbagai altikel tentang properti
MAU EBOOK CARA MEMULAI BISNIS PROPERTI??? KLIK DIBAWAH INI !!!

Syarat Rumah yang Dapat Fasilitas Bebas Pajak


Menteri Keuangan Agus Martowardojo melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.011/2012 membebaskan pajak untuk rumah sederhana, rumah sangat sederhana, rumah susun sederhana, pondok boro, asrama mahasiswa dan pelajar, serta perumahan lainnya.

Dalam PMK yang ditetapkan tanggal 3 Agustus 2012 disebutkan Rumah Sederhana dan Rumah Sangat Sederhana yang dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah rumah yang perolehannya secara tunai ataupun dibiayai melalui fasilitas kredit bersubsidi maupun tidak bersubsidi, atau melalui pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, yang memenuhi ketentuan:
A. Luas bangunan tidak melebihi 36 m2 (tiga puluh enam meter persegi);
B. Harga jual tidak melebihi:
Rp 88.000.000, yang meliputi wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi, tidak termasuk Batam, Bintan, Karimun, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi;
Rp 95.000.000, yang meliputi wilayah Kalimantan, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat;
Rp 145.000.000, yang meliputi wilayah Papua, dan Papua Barat;
Rp 95.000.000, yang meliputi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bali, Batam, Bintan, dan Karimun.
C. Merupakan rumah pertama yang dimiliki, digunakan sendiri sebagai tempat tinggal dan tidak dipindahtangankan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak dimiliki.
Pembebasan pajak untuk rumah sederhana ini dalam rangka memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dan masyarakat berpenghasilan rendah serta sehubungan dengan meningkatnya harga tanah dan bangunan.
Sehingga perlu dilakukan penyesuaian terhadap ketentuan mengenai batasan rumah sederhana dan rumah sangat sederhana yang dapat diberikan fasilitas pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
sumber Detik.com

Senin, 22 Oktober 2012

Pagar: Melindungi Tanpa Mengurangi Keindahan



Walau fungsinya sebagai pengaman rumah, bentuk pagar sebaiknya tidak tampil dalam balutan desain yang kaku. Ia harus tetap tampil cantik dan menarik karena posisinya berada di “barikade” terdepan rumah.
Pernahkah Anda melihat pagar setinggi rumah satu lantai, kemudian atasnya ditambah dengan teralis besi yang kuat hingga rumah itu tertutup semua? Dari segi keamanan, dipastikan rumah tersebut sangat aman. Maling yang paling ahli sekalipun dipastikan akan berpikir ulang untuk menjarah rumah tersebut. Alasan ini juga yang membuat Koko Hen, pemilik rumah di daerah Daan Mogot, Jakarta Barat, mendesain pagar seperti itu. “Kami sekeluarga merasa aman saja dengan kondisi rumah seperti ini,” terangnya. Tetapi apakah rumah itu benar-benar aman?
Jawabannya tidak. Mungkin rumah itu aman dari pencuri. Tetapi perlu diingat, jika terjadi bahaya kebakaran pemilik rumah akan kesulitan mencari jalan keluar yang aman. Tetangga kanan kiri pun akan kesulitan untuk menolong penghuni rumah yang terjebak di dalam rumah. Dari segi desain, tentunya tidak menarik dan membuat rumah kehilangan pesonanya. Lantas, desain pagar seperti apa yang sebaiknya dibuat?
Berapa, sih, Ukuran Idealnya?
Berbicara masalah keamanan dan keindahan tak lepas dari ukuran pagar yang proporsional. “Tinggi pagar sebaiknya tidak lebih dari 1,5m. Paling ideal 1,2m,” terang Andi Wahyudi, arsitek ArcDESIGN. “Jika lebar rumah kurang dari 8m sebaiknya menggunakan tinggi 1,2m, sedangkan jika lebar rumah lebih panjang bisa menggunakan ketinggian 1,5m. Kalau lebar pagar, sih, menyesuaikan dengan materialnya. Jadi tidak terlalu berpengaruh,” tambahnya.
Menurut Andi, ukuran pagar itu sudah cukup untuk memberi keamanan pada rumah dan memberi kenyamanan visual hingga wajah rumah masih dapat dinikmati. Selain itu, Andi menegaskan bahwa sebaiknya pagar jangan dibuat solid. “Tetap ada ruang terbuka agar pagar tidak terlihat kaku. Untuk menjaga privasi, kita dapat memanipulasinya dengan pengaturan rongga yang lebih rapat atau permainan material. Secara desain pun tampilan pagar akan terlihat lebih enak dilihatnya,” terang Arsitek lulusan Universitas Diponegoro ini.
Bagaimana Dengan Desainnya?
Pagar adalah satu-satunya elemen rumah yang dapat dipastikan akan dilihat orang karena letaknya berada di bagian terdepan rumah. Kondisi inilah yang seharusnya Anda manfaatkan untuk membuat tampilan pagar agar sedap dipandang mata. Salah satunya caranya yaitu dengan menghadirkan desain pagar yang unik dan menarik. Untuk merealisasikan hal tersebut, ada beberapa tahap yang perlu Anda perhatikan.
Pertama, sesuaikan model pagar dengan gaya arsitektur rumah agar terasa “menyatu” dan singkron. “Ini poin penting yang membuat pagar tampil cantik. Karena saat melihat pagar, orang akan melihat rumahnya juga,” terang Andi. Kedua, jika rumah Anda mungil, desain pagar rumah jangan terlalu rumit dan berwarna-warni. “Pilihlah bentuk ramping, sederhana, dan proposional jika rumah Anda mungil. Jika rumah besar, bisa bermain lebih leluasa tetapi jangan membuatnya terlihat norak,” ucap Andi. Ketiga, pilih material yang tepat dan sesuai dengan karakteristik rumah. (Pembahasan mendalam di rubrik sudut halaman 13). Jika Anda masih bingung dengan desain pagar seperti apa yang ingin aplikasi di rumah, ada 6 inspirasi pagar dengan aplikasi material beragam. Baca ya hingga tuntas. Semoga bermanfaat!
(Irfan Hidayat – irfan@tabloidrumah.com)
Foto: Eji Balgohum
Lokasi: Kediaman Keluarga Drg. Ferry Efendi Wihardja, Taman Kedoya Permai, Jakarta Barat

Struktur Kuat, Dekoratif Mantaf


Pesona bata ringan sebagai material dinding kini makin bersinar. Pecintanya pun makin mewabah hingga ke semua kalangan. Bukan sekadar diaplikasi untuk proyek gedung-gedung bertingkat, tetapi sudah menjamah hingga ke proyek rumah tinggal. Untuk memperolehnya pun sangat mudah karena material ini mulai tampak menjajakan dirinya di toko bahan bangunan baik toko tradisional maupun modern.
Melejitnya bata ringan sebagai material dinding yang mulai menyisihkan batu bata tidak terlepas dari pelbagai kelebihannya. “Bata ringan ini memiliki kekuatan lebih unggul dibanding batu bata. Proses pemasangannya sangat cepat. Ia cukup membutuhkan perekat setebal 3mm. Sedangkan batu bata membutuhkan perekat plesteran setebal 2cm-3cm. Bentuknya pun lebih presisi dan rata hingga dapat teraplikasi lebih rapi dan sempurna,” terang Choandry, Senior Account Manager PT Broco Aerated Concrete Industry.
Yang menarik, bata ringan ini tidak hanya hanya diaplikasi sebagai material dinding struktur. Ia mampu bermetamorfosa menjadi dinding dekoratif yang dapat mempercantik tampilan rumah. “Dengan sedikit kreatifitas, Anda dapat membuat dinding-dinding yang tidak hanya kuat secara struktur tetapi dapat menjadi elemen dekoratif yang mempercantik penampilan rumah Anda,” terang Coandry dalam acara pameran Indobuiltech 2012, lalu.
Cara pemasangannya pun tidak berbeda dengan dinding struktur pada umumnya. Tetapi perlu dicatat, jika ingin dipasang di eksterior sebagai dinding dekoratif harus dilapisi dengan coating transparan, sedang untuk interior dapat diekspos tanpa finishing. Tujuannya agar tidak berlumut. Dari ukuran, produk keluaran Leichtbric memiliki ukuran standar. Tetapi, mereka tetap akan melayani jika ada konsumen yang ingin membeli produk ini dengan ukuran customs (ukuran diluar standar). Anda pun bisa lebih mengekplorasi dinding rumah Anda, kan?
(Irfan Hidayat – irfan@tabloidrumah.com)

Kamis, 09 Februari 2012

Rumah Unik dengan Atap di Bawah


Rumah ini sungguh-sungguh unik karena posisinya terbalik: atapnya di bawah, lantainya di atas. Itulah rumah milik seorang pengusaha dari Polandia bernama Daniel Czapiewski.
rumah terbalik
Freshome.com
Rumah yang dikenal dengan nama “rumah terbalik” (The Upside Down House) itu terletak di desa kecil di Szymbark. “Rumah ini mewakili opini saya tentang era komunis dan akhir zaman,” Czapiewski menjelaskan tentang alasan pembangunan rumah yang memakan waktu 114 hari.
“Ini tantangan bagi kami,” kata Gerhard Mordhorst, tukang kayu yang mengerjakan rumah tersebut. “Kamar mandi adalah ruangan yang paling sulit karena banyak barang-barang berukuran besar,” tambahnya.


Minggu, 01 Januari 2012

Tips dan Trik Mencari Perumahan dengan Harga Murah



Tips Mencari Perumahan Dengan Harga Murah – Bisa membeli rumah sendiri adalah dambaan setiap orang karena tiap orang ingin hidup mandiri dan membangun sebuah keluarga dalam satu rumah orang yang sudah lama bekerja atau orang yang punya cita cita biasanya ingin membeli rumah dengan harga yang terjangkau atau kredit.


Saat ini banyak sekali agen properti yang menawarkan kridit perumahan murah dengan begitu orang bisa meraih keinginannya dengan cepat, berikut ini ada beberapa tips untuk anda mencari perumahan murah:
1. Mencari informasi perumahan murah ideal, eksklusif dari internet, google, facebook, media massa konvensional, teman atau kerabat.

2. Buat daftar pilihan, misalnya perumahan murah bekasi atau perumahan murah depok.

3. Membuat perjanjian dengan tim marketing/penjualan perumahan.
Sebelum memutuskan memilih untuk membeli sebaiknya terlebih dahulu memeriksa aspek legalitas atas lokasi kredit perumahan tersebut. Adapun aspek legalitas yang bisa ditanyakan ke perusahaan pengembang adalah copy sertifikat induk untuk lokasi perumahaan yang dipilih, hal tersebut untuk memberikan kepastian tentang keabsahan kepemilikan kredit perumahan murah atas tanah yang nantinya akan dikembangkan (pemecahan atas sertifikat induk) menjadi shgb ataupun shm atas kavling yang dipilih tersebut tidak dalam permasalahan.

4. Perhatikan master plan dan pengembangan perumahan murah.

5. Cari informasi mengenai keamanan, sistem drainase/saluran air yang baik, pembuangan sampah, potensi banjir, potensi akses jalan utama dan alternatif.

6. Tentukan lokasi, Dalam menentukan lokasi perumahan murah kita perlu jeli mengamati pemgembangan suatu wilayah yang berkaitan erat dengan perkembangan suatu daerah. Disamping itu harus sering melihat-lihat suatu event pameran perumahan atau rajin berjalan ke wilayah yang sedang atau akan dibangun oleh developer.

7. Lebih baik jika perumahan tersebut dilengkapi dengan area terbuka hijau yang memadai, ada sumur resapan yang standar, ada danau sebagai cadangan air di musim kemarau.

8. Gali informasi pemadam kebakaran dan kantor pos polisi.

9. Cari tahu juga hal-hal yang menyangkutan kedisiplinan warga di dalam dan sekitar perumahan.
Hal selanjutnya setelah membaca “Tips Mencari Perumahan Dengan Harga Murah” anda dapat menentukan apakah akan langsung di DP rumah yang anda pilih, Demikian tipsnya semoga bermanfaat untuk anda dalam mencari perumahan yang dapat anda jangkau sesuai kemampuan anda.

Kamis, 06 Oktober 2011

Tips dan Trik perawatan rumah

Tip dan trik # 1 : Membersihkan kerak di kamar mandi

Lantai kamar mandi yang berkerak kuning kecokelatan dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut :

* Kerak digosok berkali-kali dengan batu apung dan air sabun, kemudian dibilas dengan air bersih.
* Citroenzuur (asam sitrat) ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan asam sitrat bereaksi selama satu jam. Kemudian, disikat dan disiram dengan air bersih dan dibilas sampai benar-benar bersih. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Asam sitrat atau sering disebut sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut dapat diperoleh di toko-toko perlengkapan kue.

Tip dan trik # 2 : Memperbaiki lantai keramik retak / lepas

Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan benda tajam. Setelah itu pasangan lantai dilepas atau dipecah sampai ke dasar, dibuat dasar lantai, kemudian keramik lantai pengganti dipasang.

Jika nat lentai keramik yang rusak, nat dibersihkan dahulu dengan cara dikorek. Kemudian nat disiram dengan air bersih. Selanjutnya celah nat diisi dengan campuran yang agak cair dan biarkan meresap sampai ke dalam. Pada waktu isian tadi masih setengah kering, diikuti dengan campuran yang lebih kental dan ditekan agar padat. Sebelum isian tersebut mongering, sisa-sisa bahan pengisi yang tercecer di permukaan lantai dilap dengan lap kering.

Tip dan trik # 3 : Memperbaiki lantai yang basah atau lembab

Perbaikan pada lantai yang basah atau lembab sebenarnya cukup mudah asal diketahui penyebabnya. Apabila resapan air ke permukaan lantai masuk melalui nat, nat ditutup dengan bahan yang kedap air. Jika terjadi pada lantai yang bukan kedap air, seluruh lantai yang basah dan lembab tersebut dibongkar sampai ke dasar urugan pasir. Di atas urugan pasir tersebut dilapisi dengan lembaran plastik lalu di atasnya dilapisi dengan campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir setebal 3 cm. Lantai sudah siap dipasang kembali.

Tip dan trik # 4 : Memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor

Kebocoran pada kamar mandi di rumah biasanya berasal dari nat keramik. Seringkali nat terkikis oleh air, bahan kimia pembersih, sabun, atau cara pemasangan keramik pada kamar mandi yang kurang tepat. Harus diketahui dahulu apakah keramik tersebut menempel dengan baik pada lantai dengan cara lantai diinjak dengan sedikit tekanan atau diketuk. Jika berbunyi nyaring berarti terdapat celah atau rongga kosong.

Tip dan trik # 5 : Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas

Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding. Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar. Bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat sehingga kalau tetap digunakan dalam proses pengecatan, maka cat akan mudah mengelupas.

Waktu pengecatan pada dinding harus dipilih dengan hati-hati. Jika pengecatan dilakukan pada kondisi hujan, cat akan butuh waktu lama untuk mengering. Begitu pula jika pengecatan dilakukan pada kondisi matahari sangat terik, hasilnya juga kurang bagus. Hasil pengecatan di bagian luar (permukaan dinding) akan mongering lebih dahulu daripada bagian dalam. Hal ini berpotensi menyebabkan cat retak, menggelumbung atau mengelupas. Waktu ideal untuk melakukan pengecatan adalah pada kondisi kering dan tidak pada saat matahari bersinar sangat terik.

Tip dan trik # 6 : Kapan perlu melakukan pengecatan ulang ?

Pengecatan ulang perlu dilakukan jika kita menemukan dinding rumah sudah mengapur. Tanda-tandanya dapat kita ketahui dengan menyaapukan telapak tangan pada permukaan dinding. Jika kita dapatkan bekas bubuk putih berarti dinding perlu dicat kembali.
Tip dan trik # 7 : Cara memaku dinding agar tidak retak

Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dingding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan selotip tadi. Setelah selesai, selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan.

Jika bahan dinding kurang berkualitas, maka jika dipaku, dinding akan rontok. Cara untk mengatasinya adalah siramkan dua sampai tiga sendok makan cuka pada bagian dinding yang hendak dipaku. Tunggu sampai kering baru kemudian dinding dapat dipaku.

Tip dan trik # 8 : Menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap

Caranya dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering. Setelah itu dilakukan pengecatan pada permukaan kayu. Dapat pula sebelum dicat, permukaan kayu dilapisi obat anti jamur untuk mencegah serangan dari rayap.

Tip dan trik # 9 : Membasmi jamur di rumah

Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.

Jika serangan jamur sudah lama dan cukup berat, misalnya pada plafon akibat bocor, segera diperbaiki kebocorannya dan diganti plafonnya atau dicat ulang. Instalasi sanitasi juga perlu dijaga dari kerusakan dan bocor agar tidak menjadi penyebab munculnya jamur.

http://forum.ideaonline.co.id/showthread.php?t=271