Kamis, 22 November 2012
Menghadapi Pengembang Pailit
Selasa, 30 Oktober 2012
Minggu, 26 Agustus 2012
Selamat Idul Fitri 1433 H

Minggu, 08 Juli 2012
MEMILIKI RUMAH SENDIRI DENGAN KPR
Memiliki rumah sendiri kini bukan lagi sesuatu yang sulit, karena ada fasilitas kredit pemilikan rumah
yang diberikan oleh kalangan perbankan yang biasa disebut Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Pengertian KPR Kredit Pemilikan Rumah adalah suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah.
Di Indonesia, saat ini dikenal ada 2 jenis KPR:
1. KPR Subsidi, yaitu suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan
menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah
yang telah dimiliki.
Bentuk subsidi yang diberikan berupa : Subsidi meringankan kredit dan subsidi menambah dana
pembangunan atau perbaikan rumah.
Kredit subsidi ini diatur tersendiri olehPemerintah, sehingga tidak setiap masyarakat yang mengajukan kredit dapat diberikan fasilitasini. Secara umum batasan yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam memberikan subsidi adalah penghasilan pemohon dan maksimum kredit yang diberikan.
2. KPR Non Subsidi, yaitu suatu KPR yang diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Ketentuan KPR ditetapkan oleh bank, sehingga penentuan besarnya kredit maupun suku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan.
Persyaratan KPR Secara umum persyaratan dan ketentuan yang diperlakukan oleh bank untuk nasabah yang akan mengambil KPR relatif sama. Baik dari sisi administrasi maupun dari sisi penentuan kreditnya.
Untuk mengajukan KPR, pemohon harus melampirkan:
1. KTP suami dan atau istri (bila sudah menikah)
2. Kartu Keluarga
3. Keterangan penghasilan atau slip gaji.
4. Laporan keuangan (untuk wiraswasta)
5. NPWP Pribadi (untuk kredit di atas Rp. 100 juta)
6. SPT PPh Pribadi (untuk kredit di atas Rp. 50 juta).
7. Foto kopi sertifikat induk dan atau pecahan (bila membelinya dari developer)
8. Foto kopi sertifikat (bila jual beli perorangan)
9. Foto kopi IMB
Biaya Proses KPR
Pada umumnya fasilitas KPR pemohon akan dikenakan beberapa biaya, diantaranya: biaya appraisal, biaya notaris, provisi bank, biaya asuransi kebakaran, biaya premi asuransi jiwa selama masa kredit.
Metode Perhitungan Bunga KPR Secara umum dikenal 3 metode perhitungan bunga yaitu :
1. Flat
2. Effektif
3. Annuitas Tahunan dan Bulanan
Dalam prakteknya metode suku bunga yang digunakan adalah suku bunga effektif atau annuitas.
Keuntungan KPR :
− Nasabah tidak harus menyediakan dana secara tunai untuk membeli rumah. Nasabah cukup menyediakan uang muka.
− Karena KPR memiliki jangka waktu yang panjang, angsuran yang dibayar dapat diiringi dengan ekspektasi peningkatan penghasilan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
1. Bila membeli rumah dari perorangan, pastikan bahwa sertifikat yang ada tidak bermasalah dan ada IMB sesuai dengan kondisi bangunan yang ada.
2. Bila membeli rumah dari Developer, pastikan bahwa Developer dimaksud telah mempunyai ijin-ijin, antara lain :
a. Ijin Peruntukan Tanah : Ijin Lokasi, Aspek Penata-gunaan lahan, Site Plan yang telah disahkan, dsb.
b. Prasarana sudah tersedia
c. Kondisi tanah matang
d. Sertifikat tanah minimal SHGB atau HGB Induk atas nama developer
e. IMB Induk
3. Kenali reputasi penjual (perorangan atau developer).
4. Jangan melakukan transaksi jual beli di bawah tangan, artinya apabila rumah yang akan dibeli masih dalam status dijaminkan di bank, maka lakukanlah pengalihan kredit pada Bank yang bersangkutan dan dibuat akte jual beli di hadapan notaris. Jangan sekali-kali melakukan transaksi pengalihan kredit “di bawah tangan”, artinya atas dasar kepercayaan saja dan tanda buktinya hanya berupa kwitansi biasa, karena bank tidak mengakui transaksi yang seperti ini.
Disebarkan sebagai bagian dari Program Edukasi Masyarakat dalam rangka Implementasi Arsitektur Perbankan Indonesia” Pastikan Anda membaca syarat dan ketentuan dari setiap produk perbankan yang akan Anda gunakan!
Informasi lebih lanjut dapat dilihat
di website Bank Indonesia :
www.bi.go.id
atau
Bank terdekat
http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/48E94639-BE6B-4AE5-87BD-6E796F847705/1479/MemilikiRumahSendiridenganKPR.pdf
Minggu, 01 Januari 2012
Tips dan Trik Mencari Perumahan dengan Harga Murah
Tips Mencari Perumahan Dengan Harga Murah – Bisa membeli rumah sendiri adalah dambaan setiap orang karena tiap orang ingin hidup mandiri dan membangun sebuah keluarga dalam satu rumah orang yang sudah lama bekerja atau orang yang punya cita cita biasanya ingin membeli rumah dengan harga yang terjangkau atau kredit.
Selasa, 27 Desember 2011
2012, Bisnis Properti Masih Bergairah
Hal ini disampaikan Master Fengshui Suhu Benny yang ditemui dalam acara Prospek Properti yang Menguntungkan Berdasarkan Fengshui di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (13/11/2011).
"Kedepannya makin bagus ya. Asal jangan dicampuri dengan isu-isu politik yang berkembang dan menimbulkan perpecahan," ujar Suhu.
Prospek ini juga, kata Suhu harus diikuti juga dengan makna Fengshui yang diadopsi dari kebudayaan Tionghoa. "Kalo menurut Fengshui di 2012 bisnis properti akan semakin berkembang," tegasnya.
Penetapan lokasi bisnis properti juga harus diikuti dengan Fengshui yang menetapkan Kepala Naga sebagai acuan dalam bisnis tersebut. "Pengertian dan makna Kepala naga yang selama ini dimengerti banyak orang sesungguhnya tidak tepat. Kepala naga menurut Fengshui mencerminkan lokasi atau tempat dimana pusat kekuasaan berada," terang Suhu Benny.
Dia juga mengatakan, Fengshui sebagai salah satu perspektif yang telah berumur ribuan tahun sesungguhnya memberikan maafaat yang banyak bagi perkembangan kebudayaan manusia termasuk bisnis properti. "Keunggulan infrastruktur dan pemilihan lokasi yang strategis dalam membangun proyek-proyek komersial untuk dibangun," katanya.
Hal ini berarti, tambahnya membuka peluang yang sangat besar untuk memperoleh manfaat ekonomi dari hasil investasai properti. "Investor itu harus melihat peluang yang ada kalo telat maka investasi properti akan hilang di depan mata," tandasnya. (nia) (rhs)
http://economy.okezone.com/read/2011/11/13/320/528826/2012-bisnis-properti-masih-bergairah
Kamis, 06 Oktober 2011
Tips Trik Jika Terjadi Kebakaran di Rumah Anda Baca Selengkapnya : http://www.whooila.com/2011/01/tips-trik-jika-terjadi-kebakaran-di.html#ixzz1a4G1pmbO Whooila! - Gudang Fakta Unik dan Aneh
Berikut tips jika terjadi kebakaran pada rumah atau gedung yang kita tempati :
Tetap tenang saat menghadapi kebakaran.
Jika kebakaran kecil dan masih bisa diatasi, segera padamkan dengan alat pemadam yang ada seperti APAR (Alat Pemadam Api Ringan) atau dengan karung goni yang dibasahi air.
Jika kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik segera matikan listrik di rumah atau gedung.
Tutup ruangan yang terjadi kebakaran agar tidak menjalar ke ruang lain tetapi jangan dikunci, untuk memudahkan jika akan memadamkan kobaran api.
Jika kebakaran besar, segera keluar rumah dan ajak semua keluarga meninggalkan rumah segera. Jangan sibukkan diri untuk mengumpulkan barang di dalam rumah.
Berjalanlah dengan tenang, jangan lari, perhatian penuh dan tidak panik.
Jika menemukan asap tebal dijalan atau suatu ruangan, hindari jangan sampai menghirup asap, misalnya dengan cara merangkak dan bernafas dengan mendekatkan muka ke lantai, gunakan kain basah sebagai penutup hidung, hal ini akan membantu untuk bernafas.
Jika anda melalui pintu yang tertutup, periksalah dengan seksama suhu daun pintu dengan menempelkan belakang telapak tangan Anda. Kemudian periksa handle pintu. Jika panas pindah melaui jalur lain.
Jika perlu lakukan latihan evakuasi jika terjadi kebaran agar upaya penyelamatan dapat berjalan lebih cepat.
Segera hubungi pemadam kebaran 113 jika api tidak dapat anda kendalikan sendiri.
Baca Selengkapnya : http://www.whooila.com/2011/01/tips-trik-jika-terjadi-kebakaran-di.html#ixzz1a4FzHimb
Whooila! - Gudang Fakta Unik dan Aneh
Rabu, 14 September 2011
Hubungi Kami
Jl. Tebet Utara IV F/14, Tebet
Jakarta Selatan, 12820
Indonesia
Website : www.dsigntecture.co.nr.
Hp : +62 856 1056 346/ +62 21-9993 9190 (akbar)
Email : dsign.tecture@gmail.com
Follow Us : www.twitter.com/dsigntecture
Jumat, 15 April 2011
Plus Minus Tinggal di Apartemen
Keuntungan Tinggal di Apartemen
Di kota-kota besar, banyak pengembang properti yang marak membangun apartemen. Hal ini karena minat untuk tinggal dalam bangunan tempat tinggal vertikal di daerah perkotaan cukup besar. Penyebabnya antara lain terbatasnya lahan untuk mendirikan pemukiman horizontal atau rumah di daerah perkotaan serta harga tanah yang sudah mahal. Sedangkan apartemen yang dibangun secara vertikal memerlukan lahan yang lebih sedikit sehingga harganya lebih terjangkau.Kemacetan yang umum terjadi di kota-kota besar dapat menyebabkan kelelahan saat harus pergi atau pulang dari kantor. Apartemen biasanya dibangun di lokasi-lokasi strategis, yang dekat dengan pusat bisnis atau perkantoran. Maka, dengan tinggal di apartemen yang dekat dengan tempat bekerja akan mampu mengurangi kelelahan dan stres di jalan. Anda juga dapat tiba di tempat tinggal lebih cepat sehingga waktu istirahat lebih banyak.
Kehidupan masyarakat perkotaan yang sibuk dan cepat membuat pilihan untuk tinggal di apartemen dianggap lebih praktis. Unit apartemen biasanya tidak terlalu besar, sehingga waktu dan energi yang diperlukan untuk membersihkan ruangan tidak terlalu banyak. Mereka juga tidak direpotkan untuk mengurus taman, sarana pembuangan, air, atau sirkulasi udara karena sudah ada pengelola yang bertanggung jawab akan hal itu.
Tingkat keamanan juga lebih baik karena adanya penjagaan 24 jam dan CCTV yang memantau, sehingga penghuni dapat lebih tenang ketika harus meninggalkan unitnya. Ini merupakan hal yang penting karena sebagian besar masyarakat perkotaan yang bekerja akan lebih banyak menghabiskan waktunya di luar, baik untuk bekerja, makan atau rekreasi.
Fasilitas yang tersedia di apartemen juga menjadi daya tarik tersendiri. Sarana kebugaran seperti fitness center, kolam renang, jogging track, taman bermain, minimarket, restoran, cafe, dan fasilitas lainnya akan membuat penghuni apartemen tidak perlu pergi terlalu jauh untuk memenuhi kebutuhannya.
Kerugian Tinggal di Apartemen
Selain kelebihan dari apartemen, ada pula kekurangan tinggal di apartemen yang perlu diketahui. Misalnya biaya perawatan (maintenance fee) atau service charge yang harus dibayar setiap bulan. Biaya ini untuk membayar penggunaan listrik di tempat umum, lift, kebersihan tempat umum, biaya petugas keamanan, kebersihan, dan lainnya. Biaya ini biasanya dihitung tiap meter persegi dari luas unit apartemen yang dimiliki.
Tinggal di apartemen tidak sebebas tinggal di rumah, karena ada peraturan dari pengelola yang harus dipatuhi. Misalnya larangan membawa binatang peliharaan. Bagi Anda yang menyukai tanaman, Anda tidak dapat bebas menanam banyak tanaman karena tidak adanya lahan. Anda juga harus bertimbang rasa ketika akan mendengarkan musik atau kegiatan lainnya agar tidak mengganggu penghuni lainnya. Luas apartemen yang tidak terlalu besar mungkin tidak disukai bagi yang telah terbiasa tinggal di rumah dengan ukuran luas.
Tingkat sosialisasi penghuni apartemen sangat sedikit. Jarangnya bertemu dengan penghuni yang bersebelahan dan ruangan yang tertutup memperkecil hubungan sosialisai antar tetangga. Ditambah dengan tingkat kesibukan yang tinggi dari masing-masing penghuni, membuat keakraban dan sikap tolong menolong dalam hunian ini berkurang.
Nilai investasi apartemen untuk jangka panjang lebih rendah dibandingkan dengan membeli sebuah rumah. Apabila sebuah unit apartemen dijual setelah jangka waktu yang cukup lama, harga jualnya akan lebih rendah dibandingkan harga jual sebuah rumah. Karena semakin sedikitnya lahan untuk pemukiman sehingga harga tanah akan lebih mahal.
Bila Anda tertarik dengan sebuah iklan apartemen tetapi apartemen tersebut belum dibangun atau belum rampung, sebaiknya Anda menanyakan tentang siapa pengembangnya dan bagaimana kelengkapan surat-surat yang diperlukan untuk mendirikan apartemen. Dalam beberapa kasus, pengembang yang tidak professional tidak kunjung membangun apartemen yang diiklankan atau bangunan setengah jadi dibiarkan terbengkalai. Tentu kejadian ini akan merugikan pihak pembeli.
Apartemen kini telah menjadi alternatif pilihan tempat tinggal yang trend. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Anda sendiri yang dapat memutuskan apakah Anda akan senang untuk menempati sebuah apartemen.
Minggu, 10 April 2011
Wardrobe Atau Walk In Closet ?
Lemari ini sulit dipindah-pindah karena sudah built in dengan sebuah ruang. Lazimnya peletakan dekat kamar mandi dalam kamar tidur utama, menyatu dengan tempat berdandan. Jadi, selesai mandi kita bisa langsung memilih busana di walk in closet sebelum berhias. Keluar dari kamar tidur sudah dalam keadaan rapi. Wardrobe tersedia dalam bentuk produk jadi, sedangkan walk in closet dibuat berdasarkan pesanan (customized).
Sesuai kebutuhan
Menurut Evelyn Nila Chandra, Designer PT Linear Indonesia, produsen furniture lain di Jakarta yang mengusung merek The Line, walk in closet harus disesuaikan dengan kebutuhan penghuni. “Jadi, kita perlu menentukan dulu barang-barang yang akan disimpan di walk in closet mulai dari pakaian, tas, sepatu, sampai aksesori,” katanya.
Dari situ bisa dirumuskan bentuk modul yang akan diaplikasikan pada walk in closet seperti pintu, rak, laci, dan area gantung. Rak untuk menaruh pakaian lipat, handuk, dan selimut; laci untuk pakaian dalam, kaos kaki, dan yang sejenis itu; area gantung untuk pakaian yang harus digantung seperti kemeja dan gaun panjang, atau bisa juga ditambah area gantung khusus untuk dasi, selendang, dan syal.
Penempatan barang-barang dalam modul perlu juga disesuaikan dengan jenis dan frekuensi penggunaannya. “Misalnya, sepatu pesta yang jarang dipakai bisa ditaruh di lemari dengan tempat khusus sepatu,” jelasnya. Sementara pintu bisa diterapkan bisa juga tidak. Yang penting semua barang dalam lemari terlindung dari debu dan kotoran. Kalau diberi pintu, bentuknya bisa lipat (folding door) atau geser (sliding door).
Lampu otomatis
Evelyn menyarankan pemasangan walk in closet sudah direncanakan saat merancang rumah. Bentuknya disesuaikan dengan luas ruang. Bisa I-line (memanjang segaris dengan dinding), berbentuk L, atau empat persegi panjang. Pada rumah besar walk in closet bisa didesain terhubung dengan ruang tidur atau bahkan ruang mandi kering. Jangan lupa memajang cermin atau meja rias agar aktivitas berpakaian dan berdandan lebih maksimal.
Bahan lemari pakaian beragam sesuai dengan desain ruang. Selain MDF (medium density fiber), kayu nyatoh dan plywood dengan finishing melamik atau duco juga populer digunakan. Pilihan warna dan motifnya juga beragam. Aplikasi kaca sandblast (buram) pada pintu dapat makin mempercantik lemari.
Untuk memudahkan pencarian barang di lemari, walk in closet perlu dilengkapi lampu yang menyala secara otomatis saat kita mengambil pakaian, dan mati setelah kita keluar dari lemari. Sebaiknya gunakan lampu halogen yang cahayanya terang dan mampu memperlihatkan warna asli pakaian dalam lemari. Jadi, kita tidak keliru memilih. Bisa juga lampu neon kecil dengan intensitas cahaya memadai.
Chantique menjual lemarinya sekitar Rp4 juta/meter lari. Sedangkan The Line menawarkan koleksi lemari dengan tinggi 207 cm, lebar 101 cm, dan panjang 60 cm seharga Rp4,9 juta. Sementara walk in closet akan dikerjakan dengan minimal order untuk 10 proyek dengan harga sesuai kesepakatan. Tak ada tips khusus untuk merawat lemari pakaian. Yang penting jaga kelembabannya agar pakaian tidak berjamur dan cepat rusak. “Buka pintu lemari supaya udara masuk,” ujar Fernando.
Sumber: housing-estate.com
Selasa, 22 Maret 2011
Pilihlah Rumah dengan Jalur Kereta Api Kota (KRL)
Dalam memilih tempat tinggal, jalur transportasi menjadi perhitungan penting. Hal ini terkait kemudahan akses dan mobilitas. Apalagi bagi kita yang tinggal di kota besar, semisal Jakarta dan daerah penyangganya. Sebagai pusat industri dan pemerintahan, kawasan Jakarta dan sekitarnya memiliki tingkat mobilitas yang tinggi.
Kemacetan sudah menjadi hal yang biasa terlihat di daerah ini, apalagi pada jam berangkat dan pulang kerja. Pemerintah Daerah pun sudah mengupayakan beberapa cara untuk mengurangi tingkat kemacetan yang sepertinya makin menjadi seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan fungsi model transportasi berupa Kereta Api Listrik (KRL). KRL ini sendiri sudah dioperasikan sejak bertahun-tahun yang lalu sebagai sebuah sarana transportasi alternatif. Selain tarifnya yang relatif murah, bepergian dengan menggunakan KRL dapat membantu meminimalkan jumlah kendaraan yang berlalu-lalang di jalan raya meskipun bukan satu-satunya pemecahan masalah dari ruwetnya kemacetan di ibukota.Oleh kareta itu, memilih daerah hunian yang dilewati (berdekatan) dengan jalur KRL saat ini banyak menjadi trend. Apalagi dengan semakin macetnya jalan raya, kereta api menjadi alternatif transportasi yang menggiurkan terutama bagi para pekerja/karyawan yang membutuhkan ketepatan waktu.
Berikut adalah rute KRL yang beroperasi di kawasan Jabodetabek :
Kamis, 10 Maret 2011
Batu Bata
Bahan Baku Batu Bata
Bahan baku batu bata adalah tanah liat atau tanah lempung yang telah dibersihkan dari kerikil dan batu-batu lainnya. Tanah ini banyak ditemui di sekitar kita. Itulah salah satu penyebab, batu bata mudah didapatkan. Adakalanya, kita melihat batu bata yang warna dan tingkat kekerasannya berbeda. Perbedaan ini disebabkan karena perbedaan bahan baku tanah yang digunakan serta perbedaan teknik pembakaran yang diterapkan.
Jenis Batu Bata
Secara umum, ada 2 jenis batu bata, yaitu:
Batu bata konvensional
Batu bata ini dibuat dengan cara tradisional dan menggunakan alat-alat yang sederhana. Tanah liat atau tanah lempung yang telah dibersihkan, diberi sedikit air dan selanjutnya dicetak menjadi bentuk kotak-kotak. Cetakan batu bata biasanya terbuat dari kayu yang secara sederhana dibuat menjadi kotak.
Adonan yang telah dicetak, dikeluarkan dan dijemur di bawah matahari sampai kering. Batu bata yang sudah kering kemudian disusun menyerupai bangunan yang tinggi kemudian dibakar dalam jangka waktu yang cukup lama, kurang lebih selama 1 hari sampai batu terlihat hangus. Suhu api pada saat pembakaran dapat mencapai 1000 derajat Celcius. Dalam pembakaran batu bata biasa menggunakan rumput atau sekam yang akan membuat batu bata memilki lubang-lubang kecil menyerupai pori-pori.
Salah satu ciri dari batu bata konvensional adalah bentuk yang tidak selalu sama, tidak rapi dan bertekstur kasar. Ini dapat dipahami karena pembuatan batu bata konvensional menggunakan alat-alat yang sederhana dan lebih mengutamakan sumber daya manusia dalam pembuatannya.Batu bata pres
Pembuatan batu-bata ini menggunakan bantuan mesin-mesin. Hasilnya adalah batu-bata yang memiliki tekstur halus, memiliki ukuran yang sama dan terlihat lebih rapi.
Mengapa Batu Bata?
Memilih batu bata sebagai bahan pembuat tembok memang cukup beralasan. Hal ini dikarenakan batu bata memiliki keunggulan, di antaranya:
Murah
Tanah liat yang merupakan bahan utama batu bata mudah didapat dan persediaannya cukup banyak di negara kita. Ini menyebabkan harga batu bata cukup murah.Mudah didapat
Selain karena bahan baku yang mudah didapat. Batu bata juga mudah dibuat, hanya membutuhkan alat-alat sederhana dan modal yang kecil sehingga banyak masyarakat yang dapat membuatnya. Persediaan batu bata menjadi mudah diperoleh.Warna yang unik
Warna oranye yang menjadi cirri khas batu bata menjadi daya tarik sendiri. Pemilik rumah adakalanya sengaja tidak menutup batu bata dengan semen dan cat, sebaliknya batu bata dibiarkan terekspos sehingga memberikan kesan alami pada rumah.Kuat
Batu bata tahan terhadap cuaca panas, cuaca dingan dan udara lembab. Hal inilah yang diharapkan mampu diberikan tembok sebagai salah satu pelindung rumah.Penolak panas yang baik
Karena sifatnya yang mampu menolak panas, batu bata sangat cocok untuk dijadikan tembok rumah. Batu bata mampu membuat di dalam rumah terasa dingin walau diluar rumah cuaca panas.
Batu bata telah menjadi bagian dari sebagian besar rumah yang ada di Indonesia. Dengan berbagai keunggulannya, tidak heran jika batu bata yang berwarna unik ini masih bertahan untuk menjadi bagian dari rumah kita.
URL: http://kumpulan.info
Senin, 11 Oktober 2010
Renovasi rumah
Pada intinya, orang merenovasi bangunan karena bangunan itu sudah sebagian rusak, atau rusak total. Bisa juga karena ada pengembangan bangunan, misal rumah yang kini sudah dihuni anak-anak yang semakin dewasa, sehingga membutuhkan ruang kamar terpisah satu sama lain.
Ingin renovasi murah? lakukan sendiri saja.. ini beberapa hal yang bisa di ambil :
- Tulis/gambar sket saja keinginan, model, bentuk atau desain bangunan tambahan yang Anda inginkan. Jika Anda awam, tak perlu ragu, asal tulis dan gambar sket dulu.
- Siapkan dana untuk renovasi bangunan Anda. Angka kasaran biaya bangunan 2jt-2,5jt/m2 bangunan. Bisa lebih murah atau mahal tergantung material Anda nantinya. Dana disini juga untuk membayar IMB, biaya administrasi dll.
- Pilih Mandor atau Tukang pribadi yang benar-benar Anda percayai dan memiliki kemampuan dan anak buah tukang yang berpengalaman. Hal ini penting, apalagi jika Anda tidak sempat membeli material dan Anda harus pasrahkan beli material kepada tukang Anda. Jika salah pilih mandor, malah uang untuk renovasi bisa habis oleh si Mandor ini.
- Selalu cek antara material dan kebutuhan yang diperlukan. Sekali-kali boleh cek harga disetiap toko material di kota Anda. Anda konsumen mereka. Anda adalah raja. ok?
- Jika Anda tidak ada waktu, Carilah Konsultan Bangunan yang bisa Anda pakai sewaktu-waktu. Konsultan bangunan mampu memberi Anda petunjuk memilih material murah/mahal, tukang berpengalaman/tidak. Jasa konsultan bangunan cukup terjangkau. Nego saja, harga tergantung besar kecil renovasi. Dari sini, Anda bisa mendapatkan timbal balik, ide dan informasi dari Sang Konsultan yang tidak mungkin menyesatkan. Kecuali memang sang konsultan berniat tidak baik. Karena itu pilihlah yang dapat dipercaya. Pengalaman menjadi faktor penting.







