Tampilkan postingan dengan label bongkar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bongkar. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Oktober 2012

Rumah Terkecil Sedunia Telah Dibuka di Polandia


22 Oct 2012 10:06:30 WIB

Rumah di Warsawa ini berbentuk segitiga memanjang ke bawah 9 m dan lebar 1,4 m dengan ruangan serba kecil.
WowKeren.com - Seorang arsitek asal Polandia sempat mengumumkan bakal membangun rumah paling kecil sedunia. Kini rumah tersebut sudah selesai dibangun dan resmi dibuka. Rumah itu hanya memiliki lebar 1,4 meter dan diapit oleh dua bangunan besar.

Bangunan yang terletak di kota Warsawa ini memiliki desain triangular (segitiga) dengan tinggi 9 meter. Arsitek bernama Jakub Szczesny yang membangunnya dan akan menjadi rumah bagi penulis Israel, Edgar Keret. Sebagai pemimpin proyek ini, Edgar akan tinggal disana selama setahun.

Rumah paling sempit di Eropa ini juga memiliki ruangan normal layaknya rumah biasa namun dengan ukuran minimalis. Karena tidak ada ruangan untuk membangun jendela maka cahaya matahari didesain bisa masuk melalui lubang di kamar tidur.

"Di dalamnya terdapat tempat yang dibutuhkan, seperti dapur kecil, kamar mandi, tempat tidur dan tempat kerja yang serba kecil," ucap Jakub. "Semuanya bisa diakses melalui tangga."

Edgar mengatakan tujuan pembangunan rumah ini untuk mengisi ruang kosong di kota. Konsep itu dihubungkan dengan tragedi Perang Dunia II di Warsawa yang menghancurkan separuh kota. Hal itu dapat diatasi dengan bangunan modern dengan bentuk memanjang ke atas bawah.

"Penelitian menunjukkan bahwa kita sedang mendekati bencana sosial karena ruang hidup terlalu sedikit," imbuh Jakub. "Ini menunjukkan bahwa kamu tidak memerlukan ruang yang sangat banyak untuk hidup."

Berikut ini foto rumah terkecil sedunia di Polandia:

 

(wk/mr)
Read more: http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00026852.html#ixzz2A6F1jEEX

Selasa, 04 September 2012

Pengembang Perumahan Gandeng Perbankan Syariah


SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengembang perumahan mulai melirik perbankan syariah dalam kerjasama pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR), menyusul pembatasan uang muka minimal 30 persen pada setiap transaksi pembelian rumah melalui bank konvensional mulai 15 Juni 2012.
Wakil Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng Bidang Promosi, Humas, dan Publikasi Dibya K Hidayat mengatakan, kerjasama dengan perbankan syariah dalam pameran REI Expo 3 yang akan diselenggarakan 20 Juni-1 Juli di Mal Ciputra adalah yang pertama kali. Selama ini pengembang perumahan banyak bekerjasama dengan perbankan konvensional dalam hal KPR.
"Karena itu konsumen bisa memilih tetap akan menggunakan jasa bank konvensional atau bank syariah, mana yang memberikan kemudahan paling baik," katanya, hari ini.
Menurut Dibya, dalam pameran tersebut sebanyak delapan bank syariah yakni Bank Jateng Syariah, Mandiri Syariah, BII Syariah, BTN syariah, BNI Syariah, Bank Muamalat, CIMB Niaga Syariah, dan BRI Syariah akan mengikuti pameran. Selain itu, 14 pengembang dari REI Jateng juga akan menawarkan rumah-rumah kelas menengah dan mewah. Pada pameran kali ini rumah tapak sederhana tidak akan ikut pameran karena masalah FLPP yang belum ada kejelasan. "Bila batas minimal uang muka sudah tidak bisa ditawar lagi, kami berharap nilai bunga dapat stabil dan lebih rendah," ujarnya.
Sementara itu Manajer Tim Perbankan Syariah Bank Indonesia Kanwil V Semarang Esti Binukaningsih mengatakan, keikutsertaan perbankan syariah dalam pameran perumahan tersebut selain mengenalkan market bank syariah, juga sekaligus meningkatkan aset bank syariah. Dari pameran tersebut, diharapkan ada target minimal pembiayaan KPR Rp 50 miliar dapat tercapai.
"Kami harapkan konsumen  bisa menggunakan jasa perbankan syariah. Sebab kenaikan minimal uang muka pembelian rumah hanya untuk bank konvensional, tidak di bank syariah. Selama ini rata-rata uang muka pembelian rumah di bank syariah minimal 20 persen," tuturnya.
Dari 12 bank syariah yang memiliki kantor cabang di Semarang, akan ada delapan bank syariah yang ikut pameran. Hal itu menunjukkan bahwa mereka tertarik kepada sektor properti karena dianggap berpotensi dapat mengembangkan aset perbankan syariah.
Pada 2011 aset perbankan syariah di Jawa Tengah tumbuh 50 persen, di atas pertumbuhan nasional sekitar 48 persen. Tahun ini pertumbuhan ditarget 40-45 persen. Total aset perbankan syariah Jateng posisi Maret 2012 mencapai Rp 8,6 triliun. "Melalui pameran ini diharapkan bisa membantu mencapai target aset," katanya.
( Fani Ayudea / CN32 / JBSM )

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/06/14/121276/Pengembang-Perumahan-Gandeng-Perbankan-Syariah

Minggu, 26 Agustus 2012

Selamat Idul Fitri 1433 H


Ucapan Idul Fitri 2012


Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini
Kemenangan akan kita gapai

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami menghaturkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H
Taqobalallahu minna wa minkum Mohon maaf lahir dan bathin

Kamis, 10 Maret 2011

Tips Menghitung Biaya Renovasi Rumah


Kita sebagai orang awam konstruksi seringkali masih bingung mengenai bagaimana cara menghitung biaya renovasi rumah. Sebenarnya, gampang sekali menghitung berapa biaya yang diperlukan untuk merenovasi rumah kita. Biaya untuk merenovasi rumah ini kemudian selanjutnya akan kita sebut sebagai RAB, yang merupakan singkatan dari Rencana Anggaran Biaya.

Berikut akan saya sampaikan beberapa tips mengenai cara untuk menghitung sendiri biaya renovasi bangunan. Komponen-komponen biaya renovasi rumah yaitu sebagai berikut:

1. biaya bongkar-pasang. Biaya bongkar pasang ini meliputi biaya tenaga, serta biaya material yang diperlukan untuk mengganti dan atau menambal bongkaran yang sengaja dirusak sebelumnya.

2. biaya konstruksi: biaya konstruksi ini meliputi biaya penggunaan tenaga tukang dan material, serta biaya sewa penggunaan alat-alat pendukung konstruksi. Alat-alat pendukung konstruksi antara lain berwujud scaffolding atau perancah atau steger, terbuat dari bambu, kayu bekas ataupun bisa juga berbentuk rangkaian besi, traktor penguruk/pembongkar yang disebut backhoe (bahasa kerennya, bego), mesin perata tanah (baby roller, stamper dan stampwals, dll) Semakin besar nilai sebuah proyek konstruksi, biasanya semakin rumit pula alat-alat pendukung konstruksi ini.

Jumlahkan seluruh komponen biaya RAB pada no 1 dan 2. Hasil dari penjumlahan ini disebut SUB TOTAL 1, bahasa teknisnya adalah bowsome

1 + 2 = SUB TOTAL 1

3. biaya jasa kontraktor atau jasa konstruksi, besarnya adalah 10% dari sub total 1 atau bowsome diatas.

Jumlahkan SUB TOTAL 1 (bowsome) dan komponen 3. Hasil dari penjumlahan ini disebut SUB TOTAL 2, bahasa teknisnya adalah anemingsome.

SUB TOTAL 1 + 3 = SUBTOTAL 2

4. biaya PPn dan PPH, besarnya 1,5 % dari sub total 2 atau anemingsome diatas.

Jumlahkan SUB TOTAL 2 (anemingsome) diatas dengan biaya PPn dan PPH. Hasil akhirnya disebut sebagai RAB TOTAL, atau aansome.

[PPN+PPh] + SUB TOTAL 2 = TOTAL

Nah, Aansome ini lah yang disebut sebagai harga penawaran yang di ajukan oleh kontraktor anda. Mudah bukan? ;)

Contoh-contoh RAB untuk berbagai ruang usaha selengkapnya dapat anda temukan di buku “ Interior Ruang Usaha “, yang bisa dibeli di kotabuku.com. Untuk contoh file excel RAB renovasinya bisa di download disini

contoh-rab-renovasi.zip