Selasa, 23 Oktober 2012
Senin, 22 Oktober 2012
Rumah Terkecil Sedunia Telah Dibuka di Polandia
22 Oct 2012 10:06:30 WIB
Bangunan yang terletak di kota Warsawa ini memiliki desain triangular (segitiga) dengan tinggi 9 meter. Arsitek bernama Jakub Szczesny yang membangunnya dan akan menjadi rumah bagi penulis Israel, Edgar Keret. Sebagai pemimpin proyek ini, Edgar akan tinggal disana selama setahun.
Rumah paling sempit di Eropa ini juga memiliki ruangan normal layaknya rumah biasa namun dengan ukuran minimalis. Karena tidak ada ruangan untuk membangun jendela maka cahaya matahari didesain bisa masuk melalui lubang di kamar tidur.
"Di dalamnya terdapat tempat yang dibutuhkan, seperti dapur kecil, kamar mandi, tempat tidur dan tempat kerja yang serba kecil," ucap Jakub. "Semuanya bisa diakses melalui tangga."
Edgar mengatakan tujuan pembangunan rumah ini untuk mengisi ruang kosong di kota. Konsep itu dihubungkan dengan tragedi Perang Dunia II di Warsawa yang menghancurkan separuh kota. Hal itu dapat diatasi dengan bangunan modern dengan bentuk memanjang ke atas bawah.
"Penelitian menunjukkan bahwa kita sedang mendekati bencana sosial karena ruang hidup terlalu sedikit," imbuh Jakub. "Ini menunjukkan bahwa kamu tidak memerlukan ruang yang sangat banyak untuk hidup."
Berikut ini foto rumah terkecil sedunia di Polandia:
(wk/mr)
Selasa, 04 September 2012
Pengembang Perumahan Gandeng Perbankan Syariah
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/06/14/121276/Pengembang-Perumahan-Gandeng-Perbankan-Syariah
Minggu, 26 Agustus 2012
Selamat Idul Fitri 1433 H

Kamis, 10 Maret 2011
Tips Menghitung Biaya Renovasi Rumah
Berikut akan saya sampaikan beberapa tips mengenai cara untuk menghitung sendiri biaya renovasi bangunan. Komponen-komponen biaya renovasi rumah yaitu sebagai berikut:
1. biaya bongkar-pasang. Biaya bongkar pasang ini meliputi biaya tenaga, serta biaya material yang diperlukan untuk mengganti dan atau menambal bongkaran yang sengaja dirusak sebelumnya.
2. biaya konstruksi: biaya konstruksi ini meliputi biaya penggunaan tenaga tukang dan material, serta biaya sewa penggunaan alat-alat pendukung konstruksi. Alat-alat pendukung konstruksi antara lain berwujud scaffolding atau perancah atau steger, terbuat dari bambu, kayu bekas ataupun bisa juga berbentuk rangkaian besi, traktor penguruk/pembongkar yang disebut backhoe (bahasa kerennya, bego), mesin perata tanah (baby roller, stamper dan stampwals, dll) Semakin besar nilai sebuah proyek konstruksi, biasanya semakin rumit pula alat-alat pendukung konstruksi ini.
Jumlahkan seluruh komponen biaya RAB pada no 1 dan 2. Hasil dari penjumlahan ini disebut SUB TOTAL 1, bahasa teknisnya adalah bowsome
1 + 2 = SUB TOTAL 1
3. biaya jasa kontraktor atau jasa konstruksi, besarnya adalah 10% dari sub total 1 atau bowsome diatas.
Jumlahkan SUB TOTAL 1 (bowsome) dan komponen 3. Hasil dari penjumlahan ini disebut SUB TOTAL 2, bahasa teknisnya adalah anemingsome.
SUB TOTAL 1 + 3 = SUBTOTAL 2
4. biaya PPn dan PPH, besarnya 1,5 % dari sub total 2 atau anemingsome diatas.
Jumlahkan SUB TOTAL 2 (anemingsome) diatas dengan biaya PPn dan PPH. Hasil akhirnya disebut sebagai RAB TOTAL, atau aansome.
[PPN+PPh] + SUB TOTAL 2 = TOTAL
Nah, Aansome ini lah yang disebut sebagai harga penawaran yang di ajukan oleh kontraktor anda. Mudah bukan?
Contoh-contoh RAB untuk berbagai ruang usaha selengkapnya dapat anda temukan di buku “ Interior Ruang Usaha “, yang bisa dibeli di kotabuku.com. Untuk contoh file excel RAB renovasinya bisa di download disini
