Tampilkan postingan dengan label smudgebrush. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label smudgebrush. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Agustus 2013

Memilih Gaya Rumah



rumah kubah
Memilih gaya rumah identik dengan selera. Gaya hidup, aspek fungsional, keamanan, kenyamanan bahkan biaya ekonomis terkadang memainkan peranan penting dalam menentukan gaya rumah. Tidak heran kalau rumah mampu menggambarkan karakter si pemilik rumah.
Beberapa gaya rumah tinggal yang banyak ditemui diantaranya:
1. Gaya Minimalis
Gaya rumah tinggal yang mewabah sejak tahun 2000-an ini, lebih mengutamakan kepraktisan, aspek fungsional dan efisiensi ruang. Bentuk- bentuk garis, persegi, dan kubus tanpa banyak ornamen, minim sekat menjadi karakternya. Warna yang tidak mencolok seprti putih, krem dan abu-abu terlihat menonjol.Minimalis modern, minimalis tropis, dan minimalis kontemporer menjadi ragam variasi.
2. Gaya Mediteranian   
Gaya rumah tinggal yang mengadopsi dari negara-negara pinggiran laut mediteranian, seperti spanyol dan maroko. Identik dengan banyak lengkungan dan ornamen, penggunaan warna-warna terang serta banyak bukaan jendela.
3. Gaya Tradisional/etnik     
Indonesia terkenal dengan negara yang memiliki keragaman etnik, tidak heran pula tiap-tiap daerah memiliki gaya rumah tradisional masing-masing, seperti rumah tradisional jawa, bali, sumbar, arsitektur rumah tinggal bambu dll. Identik dengan bentuk atap yang khas, menggunakan kayu bahkan bambu yang telah mendapat perlakuan khusus. Biasanya di padukan dengan warna-warna terang sehingga tidak terlalu terkesan gelap.
4. Gaya Klasik   
Gaya rumah tinggal yang mengadopsi dari eropa. Identik dengan tiang-tiang tinggi, profil yang rumit, dengan penggunaan warna yang lebih natural. Di Indonesia gaya rumah seperti ini makin sulit dijumpai.
5. Gaya Country     
Gaya rumah tinggal yang di dominasi oleh kayu sebagai elemen utama, baik lantai rumah, furniture, maupun ornamen rumah, menciptakan nuansa hangat. Cocok diterapkan di daerah yang bersuhu sejuk atau dingin.

Home Sweet Home...

Kenali Gaya Sendiri, Sebelum Dekorasi Rumah Diganti


Penulis : Tabita Diela | Kamis, 15 Agustus 2013 | 16:52 WIB

freshome
Sebelum merancang dekorasi rumah, ada baiknya Anda mengenali kepribadian dan gaya sendiri.
KOMPAS.com - Membolak-balik halaman inspirasi desain mungkin merupakan kegiatan yang Anda gemari. Namun, begitu banyaknya sumber dan inspirasi, kemungkinan membingungkan Anda.

Bahkan, tidak jarang desain interior rumah yang diambil langsung dari laman inspirasional terasa kurang "hidup" dan kehilangan sentuhan pribadi.

Hindari hal ini dengan mengetahui gaya pribadi Anda sebelum merancang dekorasi rumah. Berikut ini beberapa cara mengidentifikasi gaya Anda mendekor.
 
Lakukan "tur" dalam rumah 
 
Cobalah memberi perhatian penuh ketika Anda berjalan melewati setiap lorong di dalam rumah. Buatlah catatan mengenai hal-hal yang paling Anda suka dan tidak. Tanya juga pada diri Anda, adakah hal yang selama ini ingin ditambah, ubah, atau kurangi.

Cari alasan di balik keputusan Anda melakukan sesuatu yang terkait dengan dekorasi tersebut. Misalnya, menempatkan foto hitam-putih di dinding hanya untuk mengisi dinding kosong, atau karena Anda menyukai momen di dalam foto dan senang menghias dinding dengan foto monokromatik.
 
Cara paling efisien untuk mulai mendekor kembali rumah dan menciptakan dekor khas Anda adalah menyingkirkan semua yang tidak disukai dan memiliki makna apa pun. Temukan hal-hal tersebut dan mulailah dari daftar yang sudah Anda buat.
 
Cek semua barang 
 
Cobalah melihat kembali koleksi yang Anda miliki. Perhatikan setiap foto, memorabilia, cenderamata, dan suvenir. Kelompokkan semua yang memiliki nilai-nilai sentimental. Gunakan benda-benda tersebut sebagai ornamen dekorasi. Perhatikan warna dan teksturnya. Ekspos kedua hal tersebut dan buat dalam skala yang lebih besar. Misalnya, dengan menggunakan warnanya sebagai warna dinding.
 
Anda juga bisa memajang foto atau kartu pos yang dikumpulkan selama ini. Jadikan satu hiasan berukuran besar, dan pajang di dinding kamar tidur, kamar mandi, atau ruang keluarga Anda.
 
Gunakan "oleh-oleh" perjalanan
 
Selain barang-barang koleksi yang bersifat sentimentil, jangan lupakan cenderamata dari perjalanan Anda. Topeng-topeng khas, patung, peta, maupun foto dari perjalanan bisa Anda pajang. Umumnya, benda-benda etnik ini mampu membawa karakter pada rumah Anda.
 
Selaraskan dengan hobi
 
Untuk memberikan karakter pada rumah, perlu menyelaraskan dekorasinya dengan berbagai hal yang Anda suka. Pecinta olah raga, pecinta buku bacaan, atau seorang fotogafer akan memiliki rumah yang sangat berbeda. "Pamerkan" kesukaan Anda di rumah. Dengan cara ini, bukan hanya Anda yang akan dipermudah karena memiliki ruang-ruang khusus bagi hobi Anda, namun tamu-tamu juga dapat segera melihat adanya karakter dalam rumah Anda.
 
Bayangkan rumah impian
 
Sekarang, coba bayangkan rumah impian Anda. Kemudian, cobalah membuat rumah sekarang   mendekati rumah impian tersebut. Manfaatkan teknik-teknik sederhana seperti penggunaan garis vertikal untuk memberikan ilusi ketinggian plafon, kaca untuk memberikan ilusi luasnya interior rumah, penggunaan warna-warna terang, atau penggunaan log-log kayu untuk "menurunkan" plafon rumah. 
 
Jangan takut menggabungkan beberapa gaya dekorasi dalam rumah Anda. Eksplorasi ide dari majalah, internet, buku, dan bahkan rumah teman atau tetangga Anda. 
 
Sumber :
Editor :
Hilda B Alexander

Jumat, 10 Mei 2013

Agar Ruangan Rumah Kecil Terlihat Luas dan Nyaman

 Agar Ruangan Rumah Kecil Terlihat Luas dan Nyaman
Ruangan Rumah Minimalis Terlihat Luas
Rumah dengan ruangan besar dan luas memang terlihat menyenangkan. Tapi bukan berarti rumah dengan ruangan yang kecil tidak menyenangkan untuk ditempati. Ada beberapa tips Agar Ruangan Rumah Kecil Terlihat Luas yang bisa anda terapkan pada rumah anda.
  • Pertama yang bisa anda lakukan adalah mengatur tata letak dan susunan bagian rumah. Cobalah anda rubah tata letak barang yang anda punya agar terlihat lebih baik dan luas, dan juga susunlah dengan rapi perabot dan peralatan lainnya pula. Lakukan sampai anda benar-benar mendapatkan posisi yang pas dan nyaman.
  • Ke dua Pilih warna tembok yang cocok untuk ruangan kecil anda. Disini ada beberapa gambaran contoh pilihan warna yang bisa anda terapkan:
Warna Putih – Warna yang terkesan bersih tidak mencolok dan bisa memberi suasana yang tenang. Warna ini cocok untuk rumah minimalis dengan ruangan kecil.
Warna Pastel – Warna yang terkesan harmoni dan lembut layaknya seorang bayi. Warna pastel bisa menimbulkan efek rileks dan cocok juga untuk anda jadikan pilihan.
  • Ke tiga yang sangat penting adalah pencahayaan yang cukup. Pastikan ruangan yang anda tempati mendapatkan cahaya dari luar yang cukup agar bisa mendapatkan suasana yang menyenangkan dan rumah minimalis anda terlihat luas. Tapi jika pemandangan dari luar kurang menarik anda bisa taruh pot bunga di dekat jendela agar terlihat segar dan natural. Sedangkan untuk mendapatkan pencahayaan dari dalam ruangan anda bisa menambahkan beberapa lampu pada atas lagit-langt ruangan anda.
  • Ke empat taruh cermin di ruangan anda agar terlihat lebih luas bagi orang yang memandangnya. Caranya letakkan cermin secara Focal Point dalam artian anda bisa mengarahkan pantulan kaca tersebut ke arah meja ataupun sofa sebagain Focal Point tujuan. Sehingga saat ada mata yang tertuju pada cermin tersebut akan langsung tertuju pada titil focal point tersebut. Pilihlah kaca yang agak lebar kira-kira 80x90x2,5cm atau sesuaikan saja sengan desain ruangan rumah anda. Dan hindari peletakan kaca yang terlalu dekat dengan cahaya atau berlawanan yang bisa membuat mata silau.
  • Ke lima pilih furnitur yang multifungsi agar ruangan tidak terlalu banyak barang barang-barang yang membuat ruangan menjadi sempit. Ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk menghemat pengeluaran tanpa harus membeli barang satu persatu. Contoh furnitur yang multi fungsi yang bisa dijadikan pilihan seperti sofa yang ada tempat penyimpan buku atau pakaian, meja makan lipat ataupun kamar tidur yang ada tempat penyimpanannya.
  • Ke enam tambahkan gambar dinding yang bisa memberikan kesan luas dan indah untuk dinding ruangan anda jika memungkinkan.
  • Terakhir jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kerapian ruangan yang sudah anda susun rapi. Jangan ada barang berserakan dan pakaian yang menumpuk dan menggantung banyak. Karena ini akan membuat rauangan tidak nyaman dan bisa terlihat sempit.
Sebenarnya tips Agar Ruangan Rumah Kecil Terlihat Luas dan Nyaman ini bisa juga diterapkan pada apartemen anda tinggal ataupun kos yang anda tempati. Dan memang disaat ini pula tren rumah minimalis banyak dipilih karena faktor ekonomi salah satunya. Sekian tips tentang rumah yang bisa saya bagikan semoga bermanfaat.

http://www.tentangapa.com/agar-ruangan-rumah-kecil-terlihat-luas-dan-nyaman/

Kamis, 22 November 2012

Renovasi Efisien di Atas Lahan 120 m2



TANYA
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Pak Wijoyo yang terhormat, kami telah membeli rumah di perumahan dengan luas tanah 120 m2 dan luas bangunan 49 m2. Kami berencana mengembangkan rumah tersebut dengan menambah ruangan, dengan perincian sebagai berikut.
1. Memindahkan dapur yang ada dari lokasi sekarang (dipindahkan ke bagian belakang)
2. Ruang tidur
3. Ruang makan, diharapkan dekat dengan dapur
4. Kamar pembantu
5. Ruang cuci
6. Tempat jemuran pakaian
7. Taman di bagian belakang rumah (jika ada)
Kami mohon saran dan pertimbangan Bapak, sehingga renovasi rumah ini dapat dilaksanakan dengan biaya seefisien mungkin.
Atas saran & bantuan Bapak kami ucapkan terimakasih.
Puguh Widyotriono
puguh-widyo@***.co.id
Pertanyaan serupa juga diajukan oleh
-Nurul (nrul.rs@***.com)
-Tono Hartono
JAWAB
Assalamualaikum Wr. Wb Bapak Puguh, Ibu Nurul, dan Bapak Tono Hartono. Biaya renovasi banyak ditentukan oleh besar kecilnya renovasi yang dilaksanakan. Semakin banyak kebutuhan ruangnya, tentu biaya yang harus dikeluarkan pun juga semakin besar. Biaya terbesar dalam pembangunan atau renovasi rumah kebanyakan ada pada pembuatan dapur dan kamar mandi. Ruangan-ruangan tersebut, selain memerlukan finishing khusus, juga membutuhkan pekerjaan pemipaan air bersih dan kotor.
Untuk rumah Anda, letak dapur dipindahkan ke belakang. Berarti ada pekerjaan pemipaan tambahan, sehingga diperlukan biaya ekstra untuk penanaman dan penyambungan pipa di bawah lantai. Berbeda dengan pembuatan kamar mandi di lantai atas, yang tidak memerlukan pekerjaan penggalian pipa air, karena bisa diletakkan di bawah plat lantai. Itu sebabnya kebutuhan kamar mandi pembantu saya letakkan di lantai atas ruang cuci. Namun, tetap saja Anda harus melakukan pekerjaan penggalian untuk menghubungkan pipa baru di kamar mandi tersebut dengan pipa lama di kamar mandi lantai bawah.
Dengan memindahkan dapur ke belakang, maka ruang tamu bisa dibuat lebih luas, sehingga bisa berfungsi sekaligus sebagai ruang keluarga. Ruang di bawah tangga, apabila diperlukan, bisa dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan. Apabila Anda ingin lebih menghemat biaya, tangga putar untuk servis tidak perlu dibuat, sehingga akses ke lantai atas bisa melalui tangga utama. Namun, apabila Anda lebih mementingkan privasi, maka tangga putar perlu dibuat, dan pintu penghubung ruang tidur pembantu dengan hall lantai dua tidak perlu dibuat.
Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan sesuai dengan keinginan Anda sekalian. Wassalamualaikum Wr. Wb.
Denah Lantai 1
1.    Carport
2.    Teras
3.    Ruang tamu/ruang keluarga
4.    Ruang makan
5.    Dapur
6.    Beranda
7.    Ruang tidur 1
8.    Kamar mandi 1
9.    Ruang tidur utama
10.   Ruang cuci
Denah Lantai 2
11.   Hall
12.   Ruang tidur 2
13.   Kamar mandi 2
14.   Ruang tidur 3
15.   Ruang jemur dan setrika
16.   Kamar mandi pembantu

Senin, 19 November 2012

Membeli Rumah untuk Pertama Kali



Kondisi keuangan
 – pahami biaya yang perlu dikeluarkan untuk:
  • Uang tanda jadi. Pengembang biasanya akan menentukan besar uang tanda jadi. Namun jika Anda tidak membeli dari Pengembang, misalnya dari pasar sekunder, penjual properti dapat menentukan besar uang tanda jadi.
    • Pengembang akan memberikan formulir pesanan unit yang di dalamnya tertera jadwal pembayaran uang tanda jadi dan pelunasan uang muka. Jadwal ini harus ditulis dengan jelas dan disetujui oleh pihak penjual dan pembeli. Jadwal pembayaran ini sangat penting ketika Anda membiayai properti dengan program cicilan/angsuran.
  • Uang Muka.
    • Seperti yang telah disinggung di atas, Anda perlu melunasi uang muka jika ingin membeli properti dari Pengembang.Untuk properti yang dibeli dari pasar sekunder, bank biasanya akan menentukan besar uang muka yang perlu dibayarkan kepada penjual langsung, besarnya berkisar antara 20%-50%.
    • Anda sebaiknya berhati-hati dalam mengatur waktu pembayaran uang muka ini. Pastikan terlebih dahulu bahwa akad kredit Anda disetujui oleh pihak bank, sebelum Anda terlanjur membayarkan uang muka kepada penjual. Ini dapat dilakukan dengan membuat Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan penjual di depan notaris yang mengatakan bahwa Anda baru akan membayar uang muka setelah akad kredit disetujui oleh pihak bank.
  • Angsuran.  Idealnya, besar angsuran tidak melebihi sepertiga dari penghasilan Anda (suami/istri/gabungan).
  • Biaya notaris untuk mengikat kredit secara hukum
Cari tahu harga pasar untuk properti yang Anda inginkan
  • Dapatkan penilaian indikatif dari Bank melalui survey penilaian aset properti untuk menentukan harga jual dan legalitas properti yang dimaksud. Nilai aset properti semestinya sesuai dengan harga pasar yang berlaku.
  • Legalitas dokumen yang diperlukan biasanya seperti Sertifikat Tanah (SHM/SHGB/Sarusun), Sertifikat IMB (izin Mendirikan Bangunan), SPPT PBB, Suart Kuasa Jual, Surat Warisan, dan lain-lain. Selanjutnya, bank akan memberikan keputusan tentang kelayakan properti untuk proses akad kredit, seandainya semua dokumen yang diperlukan telah dilengkapi. Jika belum, maka mereka akan memberitahu lebih lanjut tentang dokumen yang diperlukan.
Analisa resiko kredit
  • Sebelum permohonan KPR disetujui, bank akan menganalisa kredit untuk mengukur kemampuan angsuran/cicilan Anda. Biasanya, besar angsuran per bulan tidak boleh melebihi dari sepertiga pendapatan suami, istri, atau gabungan. Verifikasi akan dilakukan melalui pemeriksaan rekening koran selama 3-6 bulan terakhir, untuk melihat pengeluaran bulanan Anda. Wawancara juga akan dilakukan, ditambah dengan kroscek rujukan yang anda berikan dan begitu pula dengan pengecekan ke Bank Indonesia.
  • Bank Indonesia akan memeriksa (jika ada) kartu kredit, kredit kendaraan bermotor, KPR lain, kredit lain, dan biaya hidup bulanan, atau jika pernah atau sedang dalam status Blacklist.
  • Selanjutnya dalam waktu 14-60 hari kerja, bank akan memberikan keputusan atas permohonan KPR anda.

Akad kredit

Akad kredit dilakukan setelah semua syarat di atas telah terpenuhi. Setelah akad kredit, angsuran sudah dapat mulai dibayarkan. Setelah semua angsuran dilunasi, pastikan Anda mendapatkan Surat Pelunasan Utang dari bank dan Sertifikat Asli Kepemilikan Unit Properti sebagai tanda bukti resmi kepemilikan atas rumah pertama Anda.

©RUMAH.COM Agustus 2011

Senin, 12 November 2012

Nyaman Memarkir Mobil



Carport bukan sekadar tempat “singgah” mobil, ia juga menyeimbangkan tampilan rumah, dan biasanya menjadi entrance bagi rumah-rumah mungil. Letak carport bisa pada fasad tempat pintu utama terletak atau fasad arah lainnya (samping atau belakang). Karena posisinya yang terlihat dari jalan itulah, carport juga harus didesain seharmoni dengan tampak rumah. Sediakan ruang yang cukup untuk meletakkan kendaraan, termasuk untuk meluruskan posisi badan mobil, serta membuka pintu samping dan bagasi belakang.
KOMPLEKSITAS LANTAI CARPORT
Lantai carport tidak sekadar perkerasan yang mengandung unsur estetis. Setidaknya ada 3 syarat umum material lantai yang cocok untuk carport, yaitu tidak licin (memiliki ketahanan tertentu terhadap slip), daya sokong kuat untuk beban berat, dan tahan cuaca (misalnya tidak mudah berjamur).
Apa saja fungsi yang harus diakomodasi? Pikirkan kekuatan konstruksi lantai untuk menahan berat mobil dengan kapasitas tampung maksimalnya. Untuk penutup lantai, tentunya ketahanan terhadap slip saat hujan dan manuver, menjadi perhatian penting. Jalur air juga harus ada. Hal ini berguna ketika mencuci mobil di carport, sehingga air bisa langsung tersalurkan ke got.
Nah, agar jalur air lancar, selain memberi tali air pada lantai carport, lantai tak dibuat datar, yaitu sekitar 1–3% terhadap panjang horizontalnya. Adapula landasan masuk mobil menuju area carport, yang disebut ramp. Idealnya, kemiringan ramp 10%. Artinya setiap 1m naik 10°.
Air yang jatuh dengan kecepatan tertentu (dalam waktu lama/berkala) pada lantai carport dapat merusak konstruksinya. Begitu pula genangan air. Jadi, sebaiknya pada titik jatuhnya air hujan dari atap carportdibuat saluran ataupun resapan sehingga tidak merusak lantai dan langsung mengalir ke selokan.
KUAT ITU PENTING
Walaupun keindahan carport penting, itu bukanlah yang terpenting. Berangkat dari kegunaannya sebagai tempat parkir mobil, lantai adalah elemen utama yang harus mengakomodasi semua hal yang mendukung fungsi tersebut. Yang harus Anda pikirkan pertama-tama adalah kekuatannya menahan beban kendaraan. Lantai carport yang melesak atau ambles tentunya akan membuat Anda tidak nyaman saat memasukkan mobil.
Dua faktor yang berpengaruh dalam menentukan konstruksi lantai, yaitu berat kendaraan dan kondisi tanah. Bobot kendaraan itu sebenarnya relatif ringan, bisa ditanggung oleh tapakan beton ringan (daya topang sebesar 25Mpa atau 250kg/cm2). Pengukuran kekuatan ini dapat dicek setelah beton kering (kira-kira 28 hari). Perbandingan campurannya ½:3:5 (semen:pasir:kerikil), ditambah air yang berbanding lurus terhadap komposisi semen, dengan juga memperhatikan kondisi/jenis tanah.
Konstruksi lantai carport wajib menggunakan tulangan besi beton, yang dirangkai seperti anyaman fondasi tapak. Hal ini dilakukan untuk mengatasi sifat getas beton (tak mampu menahan tegangan tarik). Karena itu tulangan baja, yang kuat terhadap tarik, memperlengkapi kelemahan sifat beton ini. Jarak antarbesi tulangan 5–10cm. Setiap pertemuan besi diikat dengan kawat agar rangkaian tidak goyah.
Untuk memperkuat, tulangan besi dapat disambungkan ke balok dan rollaag di bagian pinggir lantai. Fondasi rollaag dibuat di bagian pinggir lantai untuk menghindari penyusutan dan melesaknya tanah ke arah bagian yang kurang padat. Fondasi ringan yang biasanya dikonstruksi dari batu bata sedalam 30cm ini akan memperkuat daya dukung tanah pada bagian tepi carport.
Jadi, untuk kekuatan lantai carport, setidaknya ada 5 lapisan, yaitu tanah asli, pasir, tulangan besi dan cor beton, perekat/spesi, dan penutup lantai. Sudahkah Anda cek kembali susunan lantai carport Anda?
(Swasti Triana Chrisnawati)
Foto: Adeline Krisanti

Senin, 05 November 2012

Kumpulan Istilah Properti

Agunan (Collateral)
Jaminan yang diserahkan nasabah (debitur) kepada bank agar mendapatkan kredit atau pembiayaan.

Amortisasi (Amortization)Pengurangan utang dengan pembayaran pokok dan bunga secara teratur dengan jumlah tertentu sehingga pinjaman terbayar pada saat jatuh tempo.

Anchor TenantTenant utama atau penyewa ruang dengan skala besar di sebuah proyek properti komersial seperti mal, yang bisa menarik pengunjung untuk datang.

Anuitas RestPerhitungan pembebanan bunga efektif dengan periode tahunan. Jika debitur membayar lebih untuk mengurangi pokok kredit, maka dengan sendirinya akan beban dan pastinya waktu pelunasan akan berakhir lebih cepat dari tenor (masa cicilan).

Arus Kas (Cash Flow)Aliran dana yang menunjukkan sumber dana dan penggunaan dana

BacklogKesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan (rakyat). 

Booming PropertiKondisi ketika terjadi peningkatan tinggi aktivitas investasi properti.

Bunga Tetap (Flat Rate)Bunga setiap bulan tetap dari jumlah pinjaman dan angsuran pokok juga akan sama sampai pinjaman lunas.
 
Bunga Mengambang (Floating Rate)Tingkat suku bunga tiap bulan dapat berbeda, tergantung dari naik-turunnya suku bunga bank.
 
Capital GainKeuntungan yang didapat dari naiknya harga properti, dibandingkan harga saat membeli.

Cluster
Pengelompokan beberapa rumah di dalam sebuah kompleks perumahan yang dibuat eksklusif, dengan sistem one gate. Biasanya dikelompokkan berdasarkan karakter arsitektur tertentu.

Cost and Fee  Sistem yang diberlakukan kontraktor untuk pengerjaan pembangunan/suatu proyek berdasarkan bagi hasil (biasanya 10% - 15%), dimana harga-harga material, desain, dan upah tenaga kerja dapat berubah selama pengerjaan proyek. Sistem ini dinilai merugikan pemilik atau developer. Pasalnya, jika bekerja sama dengan kontraktor nakal, waktu pengerjaan bisa diulur-ulur, sehingga budget membengkak dan tentu fee bagi si kontraktor juga tinggi.

Cut and FillPengolahan lahan berkontur atau berbukit-bukit menjadi lahan yang rata.

Early BirdMembeli properti saat baru dipasarkan pengembang. Biasanya pengembang menawarkan harga khusus (harga perdana) dengan sejumlah kemudahan dan diskon.

Fixed Cost and Fee Hampir sama dengan sistem cost and fee. Hanya saja fee yang ditetapkan bagi kontraktor tetap, sesuai kesepakatan awal, dan tidak mengalami perubahan, kecuali perubahan dilakukan oleh pemilik properti. Cara ini dianggap yang terbaik bagi kedua belah pihak.

Ground Breaking Penggalian pondasi bangunan, sebagai tahap dimulainya sebuah proyek properti.

Hand Over (Turn Key)Serah terima unit (kunci) dari pengembang kepada pembeli.

Indent Pembelian properti dengan pemesanan terlebih dahulu.

KopelDeretan dua atau lebih rumah, dimana dinding pembatasnya menyatu/berhimpitan. Biasanya sistem ini dipakai di perumahan menengah dan menengah ke bawah.

Loan (Pinjaman)Dana yang disediakan bank untuk nasabah dengan pemberian bunga dalam jumlah tertentu, yang harus dilunasi dengan cara mengangsur dalam kurun waktu yang telah ditentukan.


Mixed-use Development Proyek properti dimana di dalamnya terdapat beberapa fungsi, seperti hunian, komersial, dan perkantoran.

Okupansi Jumlah unit yang tersewa atau terisi dalam sebuah properti sewa, seperti mal, perkantoran, atau hotel.

Peruntukan Penggunaan fungsi ruang pada daerah/lingkungan yang ditetapkan oleh rencana tata kota. Peruntukan ini menentukan jenis bangunan yang dapat dibangun di daerah tersebut. Peruntukan terbagi menjadi beberapa macam: Wisma Besar, Wisma Sedang, dan Wisma Kecil (rumah tinggal), Wisma Taman, Wisma Flat, Wisma Susun (rumah susun), Peruntukan Karya Pekantoran (Kkt-untuk bangunan kantor), Peruntukan Karya Perdagangan (Kpd-dibangun toko atau pertokoan).

Ready Stock Properti dijual dalam keadaan telah terbangun.

Refinancing (Pembiayaan Ulang) Mengubah atau mengganti struktur pinjaman lama dengan yang baru. Hal ini dilakukan agar memperoleh suku bunga atau jumlah angsuran yang lebih kecil.

Service Charge  Biaya yang harus dikeluarkan pemilik/penyewa properti (kantor, mal, apartemen) setiap bulan untuk layanan yang diberikan pengelola gedung. Biasanya dihitung per meter persegi, berdasarkan besar unit yang dimiliki.

Sinking Fund Dana yang harus dikeluarkan pemilik/penyewa properti (kantor, mal, apartemen) yang gunakan untuk biaya perawatan gedung dan ruang publik, seperti perawatan lift, kolam renang, pengecatan gedung, dan lain-lain.

Site plan (Rencana Tapak) Gambaran/peta rencana detail sebuah kavling tanah atau bangunan, dengan semua unsur penunjangnya, seperti jalan, air bersih, listrik, pembuangan limbah, fasilitas umum, dan fasilitas sosial.


Sunrise Property:Properti baru yang berkembang dan stabil kenaikan nilainya. Jika mengacu lokasi, maka sunrise property terletak di kawasan baru dan berkembang, kawasan baru dan stabil, dan kawasan modern yang baru direhabilitasi.

Sunset Property:Properti yang berusia tua dengan kualitas menurun dan jelek. Properti dengan ciri-ciri seperti ini kurang baik secara ekonomi.

Superblok:Kawasan yang digunakan untuk mengintegralkan berbagai fungsi, antara lain fasilitas perkantoran, perdagangan, pemukiman, rekreasi, dan lain-lain. Dengan berbagai fungsi dan aktivitas tersebut, kawasan superblok disebut sebagai kota mandiri (self contained city). Bila dilihat dari letaknya yang ada di dalam kota, superblok disebut juga kota di dalam kota (city within city).

Strata Title:Hak kepemilikan bersama atas sebuah kompleks bangunan yang terdiri dari hak eksklusif atas ruang pribadi serta hak bersama atas ruang publik. Artinya, di ruang pribadi (unit apartemen), si pemilik tidak terikat peraturan. Sementara di ruang ruang publik, dia terikat peraturan, karena ruang publik semua penghuni. Biasanya hak seperti ini dimiliki oleh pemilik apartemen.

TenorJangka waktu cicilan kredit, misalnya lima tahun, sepuluh tahun, dan seterusnya.

Topping-OffPemasangan/penutupan atap bangunan sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi.

Wait and See Menunggu dan melihat. Sebuah istilah yang merupakan strategi untuk diam dan mengamati situasi pasar, sambil menunggu saat yang tepat memulai tindakan berikutnya.

Yield Keuntungan yang dihitung dari nilai sewa per tahun dibagi harga properti. Misalnya, harga properti Rp100 juta sementara harga sewa Rp5 juta per tahun, maka yield properti tersebut adalah 5%.

Anto Erawan
(antoerawan@rumah.com)


http://www.rumah.com/berita-properti/2012/4/698/kumpulan-istilah-properti-1-